Korps HMI-Wati (Kohati) Komisariat Universitas Bumi Hijrah (Unibrah) menggelar sosialisasi mengenai pentingnya pendidikan dan pencegahan pernikahan dini bagi generasi muda pada Minggu, 16 Februari 2025 di Desa Toniku, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Nurisnaini Abdul dan Ajeng Nayla A. Yunus, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan tinggi serta dampak negatif pernikahan dini.
“Inti materi yang disampaikan kedua narasumber adalah pentingnya pendidikan sebagai fondasi masa depan. Pernikahan dini dapat berdampak secara psikologis, kesehatan, dan sosial bagi anak. Oleh karena itu, sosialisasi ini bertujuan menambah wawasan serta mengedukasi masyarakat,” ungkap Ketua Kohati Komisariat Unibra, Nurul Mawani M. Djafar, Senin, 17 Februari 2025.
Desa Toniku dipilih sebagai lokasi sosialisasi karena memiliki jumlah generasi muda yang signifikan, sehingga dianggap strategis dalam menyebarkan pesan edukasi ini.
Sekretaris Umum Kohati Komisariat Unibra, Nurul Mawani M. Djafar, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program kepengurusan Kohati Unibra yang dirancang untuk menanggapi fenomena menurunnya minat pendidikan dan maraknya pernikahan dini.
“Ini merupakan salah satu program kepengurusan Kohati Komisariat Unibra, HMI Cabang Tidore, dengan tujuan memberikan informasi kepada generasi muda yang masih menganggap pendidikan kurang penting,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa banyak generasi muda memilih berhenti sekolah di tingkat SMA karena tergiur bekerja di perusahaan tambang, yang kemudian berujung pada keputusan menikah di usia dini.
Kepala Desa Toniku, M. Asgar Hi. Muin, menyambut baik kehadiran Kohati Komisariat Unibra dalam memberikan sosialisasi mengenai pernikahan dini di desanya.
“Saya berharap Kohati Komisariat Unibra, Cabang Tidore, bisa menjadikan Desa Toniku sebagai desa binaan agar dapat membantu mendidik generasi muda di sini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan Kohati Unibra dapat terus berperan dalam mendidik anak-anak di Desa Toniku melalui berbagai kegiatan mahasiswa, terutama dalam memberdayakan peran perempuan dalam pendidikan.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.