Kepolisian Resort Kota (Polresta) Tidore Kepulauan menggelar buka puasa bersama dengan jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Kota (Kwatak) Tidore Kepulauan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) kepada seluruh jajaran Polri di Indonesia untuk mempererat silaturahmi dengan komunitas wartawan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Terima kasih atas kehadiran teman-teman wartawan dalam acara buka puasa bersama ini. Kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri,” ujar Plh. Wakapolresta Tidore, Kompol Muhammad Jufri Dukomalamo, pada Kamis, 15 Maret 2025.

Buka puasa tersebut sedianya dipimpin langsung oleh Kapolresta Tidore Kepulauan, Kombes Pol Yury Nurhidayat. Namun, karena ada tugas penting di Polda Maluku Utara, Kapolresta menugaskan Kompol Jufri untuk mewakilinya.

“Pak Kapolresta menugaskan saya untuk memimpin kegiatan ini. Pada prinsipnya, Polri dan wartawan adalah mitra. Kami berharap sinergi antara Polri dan Kwatak dapat terus terjalin dalam setiap kegiatan kepolisian, khususnya di Kota Tidore Kepulauan,” jelas Jufri.

Ia menambahkan bahwa buka puasa bersama ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari komitmen Polri dalam menjalin hubungan baik dengan insan pers.

“Saat ini banyak kasus kekerasan terhadap jurnalis. Kami menolak segala bentuk kekerasan terhadap wartawan karena mereka adalah mitra kerja kami dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tegasnya.

Ketua Kwatak Tidore Kepulauan, Suratmin Idrus, mengapresiasi inisiatif Polresta Tidore dalam menggelar acara tersebut. Menurutnya, sinergitas seperti ini perlu terus dibangun agar masyarakat dapat mengetahui kinerja Polresta secara transparan.

“Wartawan adalah jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Ke depan, kami berharap hubungan kerja sama ini tetap terjalin dengan baik,” ujarnya.

Sebelum buka puasa bersama, personel Polresta Tidore juga turun ke jalan untuk membagikan takjil kepada warga di sekitar Terminal Pasar Sarimalaha, Kelurahan Indonesiana.