Gurabati Open Tournament (GOT) ke-27 tahun 2025 resmi dibuka oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen. Pembukaan berlangsung di Stadion Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan, Rabu, 9 April 2025.

Turnamen yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini bukan sekadar ajang pertandingan biasa. GOT menjadi bukti eksistensi dan semangat masyarakat Kota Tidore dalam memajukan dunia olahraga, khususnya sepak bola.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara serta tamu-tamu kehormatan yang hadir. Turnamen ini adalah kebanggaan masyarakat Tidore,” kata Wali Kota Muhammad Sinen dalam sambutannya.

Tahun ini, GOT ke-27 diikuti oleh 26 tim dari berbagai daerah. Rinciannya, 12 tim dari Kota Tidore Kepulauan, 9 tim dari Kota Ternate, masing-masing 1 tim dari Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, dan Papua, serta 2 tim dari Halmahera Utara.

Wali Kota juga mengimbau seluruh penonton dan pendukung untuk menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.

“Kalian adalah semangat dari pertandingan ini. Mari jaga keamanan dan sportivitas. Biarkan wasit menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya.

Pada laga pembuka, tim Poram Mareku (Tidore) berhadapan dengan Bombastic FC dari Kota Ternate. Pertandingan berlangsung sengit namun berakhir imbang tanpa gol, 0-0.

Ketua Panitia GOT ke-27, Hajar Hasan, menjelaskan bahwa sejak pertama kali digelar pada tahun 1989, turnamen ini telah memasuki usia ke-36 tahun, dengan 27 kali penyelenggaraan.

“Kalau dilihat dari sejarahnya, GOT cukup konsisten digelar tiap tahun. Ini menandakan bahwa semangat dan komitmen pemuda serta masyarakat Gurabati tetap terjaga,” kata Hajar.

Ia juga menambahkan, GOT bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi klub-klub lokal di Provinsi Maluku Utara untuk berkembang dan menunjukkan potensi, dengan harapan bisa menembus level nasional bahkan internasional.