Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus berkomitmen untuk menjadikan daerah ini sebagai kota yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah pencanangan Kelurahan Gamtufkange sebagai Kampung Tangguh Bersinar, yang diikuti dengan pembenahan di setiap desa dan kelurahan.
Hal ini disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, saat memberikan sambutan pada kegiatan pencanangan Kampung Tangguh Bersinar Kelurahan Gamtufkange, yang berlangsung di Aula Sultan Nuku, Kantor Wali Kota Tidore, Rabu, 28 Mei 2025.
“Semoga kegiatan ini menambah semangat kami untuk terus melakukan pembenahan di setiap desa dan kelurahan di Kota Tidore Kepulauan. Mari kita nyatakan bersama bahwa kita siap bebas dari narkoba. Ini adalah bagian dari komitmen awal saya bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, untuk menjadikan Tidore kota yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua,” ungkapnya.
Muhammad Sinen menegaskan bahwa salah satu kunci penting dalam mewujudkan hal tersebut adalah Gerakan Bebas Narkoba, yang menjadi prioritas pemerintah dalam menjamin generasi penerus dapat hidup berkualitas, tanpa gangguan maupun ancaman narkoba.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), serta komunikasi yang aktif dan berkelanjutan agar koordinasi dan pelaksanaan program berjalan sesuai harapan.
“Peran serta masyarakat sangat penting. Kebersamaan dan kekompakan kita akan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan daerah yang bebas dari bahaya narkoba. Mari kita dukung setiap program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara, Budi Mulyanto, menjelaskan bahwa di tengah meningkatnya ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, pemerintah melalui BNN menggagas program strategis yang langsung menyasar komunitas masyarakat, yaitu Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar).
“Program ini bertujuan menciptakan wilayah setingkat desa atau kelurahan yang memiliki ketahanan dan imunitas terhadap segala bentuk penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba,” jelas Budi.
Ia menambahkan bahwa program Desa Bersinar mengedepankan prinsip pemberdayaan masyarakat, menjadikan warga sebagai subjek utama dan garda terdepan dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkoba (P4GN).
“Tujuan fundamental program ini adalah membangun benteng pertahanan yang kokoh terhadap ancaman narkoba, dimulai dari unit terkecil pemerintahan, yakni kelurahan atau desa,” paparnya.
Selain aspek pencegahan dan pemberantasan, program ini juga mencakup pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi, termasuk pembentukan tim pemulihan di tingkat desa untuk memberikan pendampingan dan layanan awal bagi korban penyalahgunaan narkoba.
Pencanangan Kampung Tangguh Bersinar Kelurahan Gamtufkange ini merupakan inisiatif dari BNN Kota Tidore Kepulauan sebagai langkah konkret dalam mengajak masyarakat untuk memerangi narkoba sejak dini.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.