Batu bertebaran di sepanjang jalan depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate pasca demonstrasi bubarkan DPR, pada Senin, 1 September 2025. Diduga ada sekitar 26 massa aksi mahasiswa yang alami cedera serius usai ricuh dengan aparat kepolisian. Foto: Rajuan Jumat/Kadera.id.
Aksi demonstrasi bubarkan DPR di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 1 September 2025, berakhir ricuh. Sedikitnya 26 mahasiswa alami cedera, beberapa di antaranya cedera kepala, patah kaki, hingga sesak napas setelah dibubarkan paksa aparat kepolisian.
Saat polisi memukul mundur massa aksi demonstrasi bubarkan DPR yang coba menerobos duduki kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 1 September 2025. Foto: Rajuan Jumat/Kadera.idDetik-detik polisi memukul mundur massa aksi demonstrasi bubarkan DPR yang coba menerobos duduki kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 1 September 2025. Foto: Rajuan Jumat/Kadera.idSituasi menegangkan ketika polisi memukul mundur massa aksi demonstrasi bubarkan DPR yang coba menerobos duduki kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 1 September 2025. Foto: Rajuan Jumat/Kadera.idIntel aparat menangkapi massa aksi bubarkan DPR setelah ricuh di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 1 September 2025. Foto: Rajuan Jumat/Kadera.idSerpihan batu di jalan utama dekat Tugu Makugawene hingga depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 1 September 2025. Massa aksi berlarian dan ditangkapi polisi diduga setelah ricuh terjadi. Foto: Rajuan Jumat/Kadera.idAparat polisi secara brutal menangkap massa aksi mahasiswa yang melakukan demonstrasi bubarkan DPR di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 1 September 2025. Foto: Rajuan Jumat/Kadera.idSerpihan batu di jalan utama dekat Tugu Makugawene hingga depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 1 September 2025. Massa aksi berlarian dan ditangkapi polisi diduga setelah ricuh terjadi. Foto: Rajuan Jumat/Kadera.idKepalan tangan seorang anggota polisi saat ricuh dengan massa aksi demonstrasi bubarkan DPR di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 1 September 2025. Foto: Rajuan Jumat/Kadera.idMassa aksi demonstrasi bubarkan DPR duduk berdampingan dengan aparat pasca bentrok pertama di jalan utama pertigaan Tugu Makugawene dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, Maluku Utara, pada Senin, 1 September 2025. Foto: Rajuan Jumat/Kadera.id
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.