Warga Kelurahan Kalaodi, Kecamatan Tidore Timur, mendesak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tidore Kepulauan untuk segera mengungkap kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi pada 30 Oktober 2025 lalu.

Kecelakaan tersebut menewaskan seorang guru SDN Kalaodi bernama Ibrahim You alias IY, sementara istrinya mengalami luka dan bengkak di bagian kepala.

Kecelakaan maut itu diduga terjadi akibat benturan keras saat korban terjatuh dari sepeda motor pada malam hari. Menindaklanjuti kasus tersebut, Satlantas Polresta Tidore telah melakukan reka ulang di lokasi kejadian pada Sabtu, 8 November 2025, sekitar pukul 10.00 WIT.

Ketua RT 01 Kelurahan Kalaodi, Bahrudin Ade, mengatakan hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Saat kami menyaksikan olah TKP atau reka ulang yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Tidore, belum ada titik terang dalam kasus ini,” ujar Bahrudin.

Ia berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan tidak pandang bulu.

“Sudah hampir 10 hari berlalu, belum ada kejelasan. Kami berharap pihak kepolisian segera mengungkap siapa yang terlibat agar tidak menimbulkan kegaduhan di antara keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Kalaodi, Basri Alim, juga meminta agar proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan adil.

“Kami butuh keadilan. Itu yang menjadi harapan masyarakat Kalaodi,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah melalui pesan WhatsApp, Waka Lantas Polresta Tidore, Pardi, menyampaikan bahwa hasil reka ulang masih dalam tahap pendalaman.

“Reka ulang kemarin belum ada yang mengaku. Kalau sudah ada perkembangan, kami akan sampaikan kronologinya melalui Plh Kasi Humas Polresta Tidore, Aipda Agung Setyawan,” jelasnya.

Warga berharap hasil olah TKP dapat memberikan titik terang atas kematian guru SDN Kalaodi tersebut.

“Mudah-mudahan dari tambahan informasi saat reka ulang kemarin, pihak kepolisian bisa segera menyimpulkan penyebab pastinya,” tutup seorang warga.