Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tidore Kepulauan kembali kedatangan 16 dokter internship yang dikirim Kementerian Kesehatan RI. Para dokter muda ini akan menjalani masa pengabdian selama satu tahun di wilayah Kota Tidore Kepulauan.

Direktur RSUD Tidore, dr. Fajar Puji Wibowo, menjelaskan program internship merupakan program rutin Kementerian Kesehatan bagi para dokter yang baru menyelesaikan pendidikan profesinya.

“Mereka memilih Tidore secara mandiri, jumlahnya 16 orang. Walaupun reguler, mereka ini berasal dari TPK (Tim Penguji Kesehatan). Ini juga merupakan sekolah dokter yang baru mendapatkan program internship,” ujarnya, Selasa, 9 Desember 2025.

Dari total 16 dokter tersebut, sebanyak 9 orang akan ditempatkan di Dinas Kesehatan Tidore, sementara 7 orang bertugas di RSUD Tidore. Selama masa tugas, mereka akan bekerja seperti dokter umum pada umumnya namun tetap berada di bawah supervisi dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP).

“Para dokter internship sudah dapat memeriksa pasien dan memberikan pelayanan, tetapi tetap dalam pengawasan DPJP. Setelah selesai menjalani masa internship di sini, mereka sudah bisa membuka praktik mandiri di luar,” jelas dr. Fajar.

Mayoritas dokter yang bertugas di Tidore berasal dari luar Maluku Utara. Karena itu, fasilitas tempat tinggal telah disiapkan.

“Untuk akomodasi, mereka ditempatkan di dua rumah dokter yang berada di depan Puskesmas Soasio,” tambahnya.

Kehadiran para dokter internship ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan di Kota Tidore Kepulauan sekaligus membantu pemerataan tenaga medis di daerah kepulauan.