Proyek pembangunan saluran drainase di Desa Kilong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, menuai sorotan warga. Pekerjaan drainase yang diduga menelan dana desa (DD) puluhan juta rupiah itu dinilai tidak transparan karena tidak dilengkapi papan informasi proyek.

Ketiadaan papan informasi tersebut memicu pertanyaan warga terkait transparansi penggunaan dana negara. Warga menilai pengerjaan saluran drainase yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap II berlangsung tanpa kejelasan mengenai sumber anggaran, nilai anggaran, volume pekerjaan, pihak pelaksana, maupun masa pelaksanaan proyek.

Salah satu warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi proyek mengaku tidak mengetahui informasi apa pun terkait pekerjaan tersebut.

“Informasinya proyek ini bersumber dari DD tahap II dengan anggaran puluhan juta rupiah dan panjang sekitar 100 meter. Namun tidak ada papan informasi yang menjelaskan secara terbuka proyek itu,” ungkap warga tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Selain persoalan transparansi, warga juga menyoroti kualitas pekerjaan saluran drainase yang dinilai tidak memenuhi spesifikasi bangunan.
“Baru pada tahap awal pekerjaan, sebagian beton drainase sudah mulai retak. Dugaan kami karena campuran semen tidak sesuai,” lanjutnya.

Sementara itu, Pejabat Kepala Desa Kilong, Ritma Tri Astuthy, saat dikonfirmasi Kadera.id melalui pesan WhatsApp pada Senin, 15 Desember 2025, menjelaskan, papan informasi proyek sudah dipasang pada pekerjaan saluran drainase Dana Desa tahap I.

“Terkait papan proyek, itu sudah ada pada saat pengerjaan drainase tahap I. Namun kondisinya sekarang sudah kurang bagus. Dalam RAB drainase yang termuat di APBDes, pembuatan papan pengumuman proyek hanya dilakukan satu kali. Selain itu, Desa Kilong juga telah melakukan MoU dengan Kejaksaan Negeri terkait pendampingan pengerjaan fisik yang bersumber dari Dana Desa,” jelas Ritma.

Ia juga menambahkan, pekerjaan saluran drainase tahap II belum sepenuhnya rampung karena pencairan Dana Desa tahap II baru terealisasi pada minggu kedua November 2025.

“Pengerjaan drainase tahap II di Desa Kilong masih dalam proses penyelesaian. Hal ini karena realisasi atau pencairan DD tahap II kategori earmark baru terlaksana pada minggu kedua November 2025. Saat ini progres pekerjaan baru sekitar 70 persen,” tutupnya.