Komunitas Wartawan Kota Tidore Kepulauan (Kwatak) menunjukkan performa gemilang pada Turnamen Domino Wali Kota Cup 2025. Dari sembilan pasangan yang diturunkan, lima pasangan sukses mengamankan tiket ke putaran kedua yang akan digelar pada Minggu, 21 Desember 2025.
Ketua Kwatak Tidore, Suratmin Idrus, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia merinci, pasangan Fauji Husen (Koordinator Komisi II Kwatak Tidore) yang berduet dengan Rahmat Safrudin alias Otan tampil perkasa dengan kemenangan telak 7–0. Kemenangan serupa juga diraih pasangan Abjan dan Musa alias Amek dengan skor identik, 7–0.
Sementara itu, pasangan Saiful Barhima dan Yahya Abdullah alias Ayaks berhasil menundukkan lawan asal Halmahera Utara dengan skor 7–3. Di laga lain, duet Ramli Tosofu dan Syafril Idrus mencuri perhatian penonton setelah menaklukkan tim kuat dari Halmahera Barat dengan skor 8–2.
“Kemenangan Ramli dan Syafril ini mendapat apresiasi penonton karena mereka berhasil mengalahkan pemain profesional dari Halbar,” kata Suratmin, Sabtu, 20 Desember 2025.
Pasangan kelima dari Kwatak, Culen dan Alex, juga tak kalah meyakinkan dengan kemenangan 7–0. Dengan hasil tersebut, lima pasangan Kwatak Tidore resmi melaju ke putaran kedua, meski tiga pasangan lainnya harus terhenti lebih awal.
“Lima pasangan yang menang hari ini punya peluang besar untuk merebut juara pertama,” ujar Suratmin optimistis.
Turnamen Domino Wali Kota Cup 2025 sendiri resmi dibuka dan diikuti lebih dari 700 peserta. Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Pengurus Perkumpulan Olah Pikir Domino (Pordi) Maluku Utara dan dipusatkan di kawasan Pantai Tugulufa, Kota Tidore Kepulauan.
Peserta datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari kabupaten/kota di Maluku Utara seperti Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Barat, Kota Ternate, dan Tidore Kepulauan sebagai tuan rumah, tetapi juga dari luar provinsi, termasuk Sulawesi.

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa Tidore Kepulauan terus membuka diri terhadap berbagai kegiatan berskala besar.
“Kota Tidore membutuhkan dukungan semua pihak. Kami tidak memiliki tambang, sehingga akan dipersiapkan sebagai kota industri pariwisata. Kegiatan seperti ini sangat membantu pergerakan UMKM,” ujarnya.
Ia juga menyinggung capaian Tidore Kepulauan yang baru saja meraih penghargaan sebagai Kota Terinovatif, sekaligus menekankan bahwa domino sejatinya telah menjadi bagian dari budaya masyarakat sejak lama.
“Dulu domino hanya dimainkan di hajatan atau di kelurahan dan desa. Sekarang, melalui Pordi, kita dorong menjadi olahraga olah pikir yang terorganisir secara nasional,” tambahnya.
Ketua Panitia Turnamen, Nyong Alkatiri, menjelaskan, turnamen ini bertujuan memperkenalkan sistem permainan domino yang berlaku secara nasional, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarpecinta domino.
Turnamen berlangsung selama dua hari, 20–21 Desember 2025, dan dibagi dalam dua kelas, yakni kelas umum dan kelas eksekutif. Kelas umum diikuti 760 pasangan, sementara kelas eksekutif diikuti 33 pasangan.
“Kesuksesan kegiatan ini merupakan hasil kerja keras Pordi Maluku Utara bersama panitia dari Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, serta seluruh pihak yang terlibat,” tutup Nyong.
Untuk hadiah, panitia menyiapkan satu unit sepeda motor serta total bonus senilai Rp150 juta bagi para pemenang.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.