Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem berupa angin kencang, dan hujan lebat, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Maluku Utara dalam beberapa hari ke depan.

Fahmi Bachdar, Koordinator Data dan Informasi BMKG Kelas I Babullah Ternate, mengatakan potensi angin kencang saat ini meningkat hampir di seluruh wilayah Maluku Utara. Beberapa wilayah kepulauan seperti Obi, Kepulauan Sula, dan Taliabu, relatif lebih stabil, namun tetap berpeluang diguyur hujan.

Menurut dia, di wilayah Morotai, Halmahera Barat, Halmahera Utara, serta sebagian Halmahera Timur potensi hujan lebat bakal berlangsung pada 4 Januari 2026. Sedangkan pada 5 Januari 2026, hujan lebat diperkirakan terjadi di seluruh Maluku Utara.

“Potensi hujan masih terpantau di Halmahera Tengah, Kota Ternate, Kota Tidore, serta sebagian Halmahera Selatan dan Halmahera Barat pada 6 Januari” kata kepada reporter Kadera, Sabtu, 3 Januari 2026.

Selain hujan dan angin kencang, BMKG juga mencatat potensi peningkatan tinggi gelombang laut. Ketinggian gelombang diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,2 meter, dan dapat mencapai 1,5 meter di sejumlah perairan.

Gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan Morotai, Batang Dua, Kepulauan Loloda, dan Gebe, dan kemungkinan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

“Beberapa hari ke depan, gelombang tinggi ini berpotensi akan tetap terjadi,” ucapnya.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan dan rutin memantau informasi cuaca terbaru sebelum beraktivitas.