Malut United meraih kemenangan telak 6-2 atas PSBS Biak dalam lanjutan BRI Super League 2025–2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu, 4 Januari 2026 sore WIT. Hasil ini menjadi kemenangan dengan skor terbesar sepanjang sejarah Laskar Kie Raha.
Kapten Malut United, Gustavo Franca, bersyukur atas raihan tiga poin, namun menegaskan timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi.
“Senang bisa meraih tiga poin, tetapi masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki. Kami harus terus bekerja, tetap rendah hati, dan menjaga konsistensi,” ujar Gustavo dalam konferensi pers seusai laga.
Meski menang besar, Gustavo menilai pertandingan melawan PSBS Biak tidak berjalan mudah. Tim tamu sempat memberikan tekanan di awal laga dengan mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dalam 15 menit pertama.
“Seperti perkiraan kami, PSBS Biak bukan lawan yang mudah. Posisi di papan klasemen tidak mencerminkan cara mereka bermain. PSBS adalah tim yang kuat,” kata pemain bernomor punggung 4 itu.
Malut United mulai bangkit setelah fase awal pertandingan. Tim asuhan Hendri Susilo tampil lebih agresif dan mencatatkan empat tembakan tepat sasaran di babak pertama. Dua gol tercipta melalui Gustavo Franca pada menit ke-16 dan Yakob Sayuri pada menit ke-40.
Gustavo menegaskan dirinya lebih mengutamakan performa kolektif tim dibandingkan catatan individu. Hingga laga ini, ia telah mengoleksi empat gol bersama Malut United.
“Saya lebih senang melihat performa tim daripada mencetak gol. Kami perlu menjaga momentum untuk terus meraih tiga poin,” ucapnya.
Pada babak kedua, PSBS Biak tetap memberikan perlawanan dengan mencatatkan empat shots on target dari lima percobaan. Namun, Malut United tampil efektif dan menambah empat gol lewat Tyronne Del Pino (51’), David Da Silva (56’), Ciro Alves melalui titik penalti (77’), serta Frets Butuan pada masa injury time (90+2’).
Gol Frets Butuan menjadi yang pertama baginya di BRI Super League 2025–2026, setelah sebelumnya mencatatkan dua assist dari total 161 menit bermain.
PSBS Biak sendiri mampu membalas dua gol melalui Damianus Adiman Putra (69’) dan Heri Susanto (80’), namun tidak cukup untuk membendung dominasi tuan rumah.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menyebut kemenangan ini berdampak besar terhadap kepercayaan diri tim dalam persaingan papan atas klasemen.
“Raihan tiga poin sangat mengangkat moral kami. Semoga para pemain bisa konsisten, termasuk pada laga berikutnya,” tutur Hendri.
Tambahan tiga poin membuat Malut United naik ke peringkat ketiga klasemen sementara BRI Super League 2025–2026 dengan koleksi 34 poin dari 16 pertandingan. Laskar Kie Raha kini berada di atas Persib Bandung yang memiliki poin sama, namun baru akan memainkan laga ke-16 melawan Persik Kediri pada Senin, 5 Januari 2026.
Selanjutnya, Malut United dijadwalkan bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada pekan terakhir putaran pertama. Duel Persebaya vs Malut United akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu, 10 Januari 2026.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.