*) Perhatian! Berita ini terkait kasus bunuh diri yang dapat memicu emosi dan kesedihan. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami kesulitan mental, depresi, atau pikiran bunuh diri, silahkan hubungi hotline psikologi terdekat.
Seorang mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair) Ternate inisial TI (19) diduga melakukan percobaan gantung diri di lantai empat rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) kampus, Kelurahan Fitu, Ternate Selatan, pada Kamis dini hari, 8 Januari 2026 sekitar pukul 04.30 WIT.
Heri (42), tukang bangunan di rusunawa Unkhair mengatakan, saat peristiwa tersebut ia sedang berada di kawasan tempat kejadian perkara (TKP). Namun, ia tidak tahu motif dari kejadian tersebut.
Ia mengaku kaget mendengar teriakan penghuni rusunawa. Ketika ia datang dan menyaksikan, korban sudah tergantung dengan tali. Korban mengikat tali di kerangka kayu bangunan yang sedang direhab.
“Saya enggak tahu sebenarnya. Saat itu, saya kaget ada teriakan di lantai empat rusunawa. Ada yang lihat dan menolong korban. Tadi korban sudah dibawa ke rumah sakit. Anggota Brimob yang bawa ke rumah sakit,” katanya kepada reporter Kadera.id saat ditemui di TKP, Kamis, 8 Januari 2026.
IPDA Sudirjo, Kasi Humas Polres Ternate saat dikonfirmasi secara terpisah, mengatakan motif percobaan bunuh diri mahasiswa Prodi Pertambangan tersebut diduga karena nilai semesternya eror atau bermasalah.
Ia menjelaskan, sebelum kejadian, korban sempat berkomunikasi dengan kakaknya melalui panggilan telepon. Korban menceritakan dan meminta maaf karena mata kuliah di semester III banyak yang eror.
“Menurut keluarga, korban depresi karena MK banyak yang eror, dan dia merasa gagal. Dia tidak mau orang tua ikut sedih, lalu berniat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” katanya.
Namun, lanjut IPDA Sudirjo, peristiwa tersebut diketahui penghuni rusunawa lain, sehingga dengan cepat berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri. Setelah itu, korban langsung dibawa ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate.
“Korban mengalami luka memar bagian leher karena bekas tali. Saat ini kondisi kesehatan korban sudah membaik. Namun, masih butuh perawatan oleh tim medis,” ucapnya.
Ia meminta masyarakat maupun mahasiswa, jika mengalami depresi karena masalah pribadi agar segera ceritakan ke teman, dan langsung menghubungi hotline psikologi terdekat.
“Kami mengimbau ini supaya terhindar dari kasus serupa. Ada masalah, bisa langsung menceritakan dan langsung ke psikolog. Kita perlu selalu mendekatkan diri ke Tuhan,” tandasnya.
Semantara, Edlin Juliani Pris, Psikolog Klinis RSUD Kota Ternate mengatakan, daya tahan mental seorang memang berbeda-beda, tergantung dari kemampuan mereka dalam proses pemulihan stress (reselience stress). Namun, dalam kasus bunuh diri, bisa dilakukan langkah pemulihan cepat untuk menghindari stres atau depresi.
Ia bilang, pertama, pemulihan dilakukan melalui internal. Ia menyarankan agar korban dapat meregulasi emosi negatif. Terus optimis dengan berpikir positif, lalu menganggap di balik setiap kesulitan dan kegagalan ada kemudahan dan kesuksesan. Kemudian efikasi diri. Kemampuan analitis dengan menerjemahkan kondisi dirinya dan lingkungan secara baik baginya juga penting.
“Selanjutnya, meningkatkan empati, meningkatkan ibadah dan hubungan dengan Tuhan, terus belajar melatih diri, mengontrol dorongan dan mematuhi rencana. Tentu jangan malu atau malas melatih kemampuan meraih bantuan orang lain saat dibutuhkan,” ungkapnya.
Kedua, kata dia, faktor eksternal. Menurutnya, korban harus terus mendapat dukungan, dan koneksi sosial. Selain itu, lakukan aktivitas yang menyenangkan, dan melatih kesehatan fisik hingga relaksasi. Ditambah dengan aktivitas interaksi media sosial, mestinya dialihkan ke aktivitas yang lebih produktif.
Edlin menambahkan, jika memang seorang menghadapi masalah, langsung meminta bantuan psikolog atau psikiater atau bisa juga curhat dengan orang yang dipercaya.
“Pada dasarnya, selain makhluk pribadi, manusia juga makhluk sosial. Artinya, manusia butuh berinteraksi, tidak menyendiri sendiri, memikul segala permasalahan diri dan sosial sendiri,” ucapnya mengakhiri.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.