Komunitas literasi Ternate Book Party (TBP) kembali menghadirkan ruang baca inklusif dan aman untuk semua kalangan dalam pertemuan yang ke-30 di Kafe Keiko, Benteng Oranje, pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Komunitas yang berdiri pada 15 Juni 2024 ini diketahui telah menjadi wadah bagi pembaca lintas genre untuk membaca dan berdiskusi dengan nyaman tanpa sekat dan stigma.
Ternate Book Party merupakan bagian dari jejaring Indonesia Book Party, sebuah gerakan literasi kolektif yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Arif Setiyono, Ketua komunitas Ternate Book Party, TBP lahir dari keresahan akan minimnya ruang aman untuk membaca dan berdiskusi di Kota Ternate. Arif menilai, ruang diskusi yang ada cenderung didominasi topik tertentu dan kurang ramah bagi pembaca genre lain seperti novel, majalah, atau bacaan popular lain.

Selain itu, bagi Arif, belum ada ruang aman bagi pembaca yang ingin membaca dengan nyaman dan kondusif tanpa asap rokok.

“Agar kita bisa membaca itu tanpa ada asap rokok dan semacamnya, di TBP itu kita dilarang keras untuk merokok, vaping, dan semacamnya. Makanya kita inisiasi, yaudah kita buat TBP aja nih, biar semua pembaca dari genre buku apapun pun bisa baca dengan bebas dan nyaman tanpa digurui dan semacamnya,” tegas Arif.

Agenda Ternate Book Party umumnya dilaksanakan rutin setiap dua kali dalam sebulan di hari Sabtu. Dalam satu sesi rangkaian kegiatan Book Party, dimulai dengan silent reading selama 45 menit hingga satu jam. Kemudian, dilanjutkan sesi diskusi kelompok, serta aktivitas khusus berbasis literasi seperti permainan kata, cerdas cermat, dan permainan angka.

Selain diskusi buku, TBP juga mengadakan kegiatan non-diskusi seperti kelas kaligrafi, workshop, diskusi bersama penulis lokal, jelajah situs heritage di Ternate, hingga kolaborasi dengan pihak eksternal seperti Gramedia yang pernah dihadiri lebih dari 50 peserta.

Ke depannya, Arif berharap, TBP dapat terus berjalan secara berkelanjutan dengan regenerasi Volunteer yang solid dan berkomitmen.

“Jadi siapapun yang nanti akan mengisi di Ternate Book Party, di volunteer-volunteernya punya komitmen dan tanggung jawab yang sama. Biar bisa tetap terlanjut,” tambah Arif.

Ia bilang, dalam waktu dekat, TBP juga rencana menggelar kegiatan spesial Ramadan, berupa agenda ngabuburit berbasis literasi yang dikemas dengan kegiatan membaca dan permainan edukatif.