Semangat kebersamaan mewarnai pembukaan “Simore Ramadan” yang digelar Pemuda Mafututu berkolaborasi dengan KNPI Kota Tidore Kepulauan.
Kegiatan bernuansa religi dan sosial ini resmi dibuka oleh Sultan Tidore Husain Alting Sjah di Tanjung Gamgau, Kelurahan Mafututu, Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan, Minggu, 22 Februari 2026 malam.
Kehadiran Sultan Tidore dalam pembukaan tersebut menambah khidmat suasana Ramadan sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap inisiatif pemuda dalam menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat.
Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Kota Tidore Kepulauan, Muhamad Abubakar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menuturkan, selama menjabat sebagai Ketua KNPI, pihaknya terus mendorong kolaborasi dengan pemuda kampung guna merancang program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, berbagai inovasi yang telah dilakukan mampu membangkitkan semangat kemandirian pemuda dalam menghadapi berbagai tantangan di Kota Tidore Kepulauan.
“Saya memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada pemuda Kelurahan Mafututu atas terselenggaranya Simore Ramadan ini,” ujar Muhamad Abubakar.
Ia menegaskan, Simore Ramadan menjadi bukti bahwa pemuda Mafututu mampu tampil sebagai motor penggerak aktivitas sosial dan keagamaan selama bulan suci. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan nuansa religi, tetapi juga membuka ruang interaksi sosial yang memperkuat nilai gotong royong.
“Pemuda tidak lagi menjadi penonton, melainkan aktor penggerak perubahan. Kegiatan ini mencerminkan energi positif generasi muda yang memiliki gagasan besar serta komitmen kuat membangun daerahnya,” paparnya.
Sebagai mantan Ketua KNPI Tidore, ia mengaku bersyukur masih diberi ruang untuk terus mengabdi melalui perannya sebagai Ketua MPI. Ia juga menilai kepengurusan KNPI Kota Tidore Kepulauan saat ini membawa energi baru dengan semangat dan ide-ide progresif untuk membangun daerah yang lebih maju dan berdaya saing.
Dalam rangkaian Simore Ramadan, panitia turut melibatkan lima pelaku UMKM ibu-ibu Mafututu yang disiapkan untuk berjualan takjil. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.