Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara menggratiskan biaya penginapan atlet karate dari Halmahera Barat dan Halmahera Selatan usai kebakaran hebat yang melanda Gedung Musdalifa, Asrama Haji Ternate, Selasa, 18 November 2025. Seluruh perlengkapan atlet yang tengah mengikuti Open Tournament dan Festival Student Karate Championship itu hangus terbakar.

Jabir Wahab, Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Maluku Utara, mengatakan lantai satu Gedung Musdalifa yang terbakar merupakan area kantor, sementara lantai dua ditempati para atlet.

“Saat kejadian, berkas-berkas penting yang ada di lantai dua berhasil diselamatkan. Hanya saja, barang-barang peserta karate habis terbakar,” jelas Jabir kepada Kadera saat dikonfirmasi.

Sebagai bentuk atensi, Kemenag menggratiskan penginapan dan penggunaan aula selama tiga hari, masa berlangsung turnamen. Para atlet dari Halmahera Barat dan Halmahera Selatan kemudian dipindahkan ke Gedung Zam-Zam, Asrama Haji.

“Kurang lebih 20 juta biaya dikembalikan ke mereka. Selain untuk membeli perlengkapan, pun untuk ongkos untuk pulang anak-anak,” kata Jabir.

Sementara, penyebab kebakaran belum dipastikan. Jabir mengatakan sedang menunggu penyelidikan polisi, namun kerugian ditaksir bisa mencapai Rp5-6 miliar. “Atau bahkan bisa lebih. Karena ini gedung besar dengan dua lantai,” ungkapnya.

Ia mengimbau seluruh tamu Asrama Haji berhati-hati dan tidak merokok di dalam gedung, serta tidak meninggalkan perangkat elektronik tanpa pengawasan.

“Marilah kita sama-sama menjaga supaya ini jangan lagi terjadi di kemudian hari. Karena ini baru pertama kali terjadi,” ucapnya.

Inspektur Polisi Dua Fatmawati, Kapolsek Ternate Selatan, menyatakan kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa. Dugaan sementara penyebabnya adalah korsleting listrik.

“Saat kejadian, para Atlet yang menempati kamar sedang tidak berada di lokasi. Untuk penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik,” katanya.