Ikatan Solidaritas Sopir Angkutan Penumpang (ISSAP) Kota Ternate mengancam mogok membayar retribusi Terminal Gamalama. Ancaman ini muncul karena Pemerintah Kota Ternate dinilai mengabaikan tuntutan supir angkot konvensional terkait operasional transportasi berbasis aplikasi dan tata kelola terminal.

Muhammad Ely, Ketua ISSAP Ternate, mengatakan pemerintah tak kunjung merespons tuntutan mereka meski janji pertemuan sudah dijadwalkan sejak 25 November 2025. Hingga kini, Tauhid Soleman, Wali Kota Ternate, belum menemui para sopir.

“Sekarang Pak Walikota [sudah] datang, cuman sampai sekarang belum bakudapa [ketemu audiensi]. Padahal Kadishub Ternate buat statement akan pertemuan tanggal 25 November. Kenyataan sampe sekarang belum ada. Kami kecewa. Dong [mereka] anggap ini persoalan kecil to,” kata Ely kepada Kadera, Senin, 9 Desember 2025.

Ia menegaskan mulai besok para sopir akan menghentikan pembayaran retribusi sampai audiensi dengan Tauhid Soleman terlaksana dan akan ada solusi atas maraknya angkutan aplikasi di zona angkot konvensional.

Ely berharap Pemkot menetapkan titik operasi yang jelas bagi transportasi daring agar tidak mengganggu sopir angkot.

“Kalau boleh [aplikasi online jangan masuk] di titik vital area ekonomi. Kalau boleh tetapkan, dorang [angkutan daring] punya aktivitas di luar area ekonomi di bagian terminal Gamalama dan Bastiong. Supaya jangan mengganggu kami,” ujarnya.

Tamrin Gani, Kabid Angkutan Darat dan Terminal Dishub Ternate, membenarkan bahwa pembahasan sudah dilakukan, namun baru sebatas koordinasi. Audiensi resmi belum terlaksana.

“Sudah dibicarakan itu, tinggal tindak lanjut saja. Tapi sampai sekarang belum pertemuan. Masih koordinasi lah. Nanti solusinya bagaimana itu semua dari pimpinan to,” kata Tamrin.

Dishub berencana menetapkan zona operasi transportasi aplikasi hanya pada satu titik, yakni Terminal Gamalaman.

“Titik di terminal saja. Jangan lagi ada aplikasi online yang beroperasi di situ. Kalau di Bastiong itu kan terminal transit. Justru di Bastiong itu bebas retribusi,” ujarnya.