Empat peserta akhirnya ditetapkan sebagai pemenang usai sesi presentasi Lomba Esai Kebudayaan Maluku Utara yang digelar Lembaga Independensia di Resto Syamatira, Kota Ternate, Rabu, 10 Desember 2025.
Lomba ini merupakan bagian dari Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan 2025 yang didukung Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XXI Maluku Utara.
“Hari ini adalah puncak lomba dengan agenda presentasi esai yang sudah digarap oleh peserta,” ujar Komarudin M. Arifin, salah satu penyelenggara.
Ia menjelaskan, presentasi final digelar dalam dua sesi–tatap muka dan daring, karena sebagian finalis berasal dari luar Kota Ternate. Total terdapat 20 peserta, terdiri dari 9 siswa dan 11 mahasiswa.
Setelah proses kurasi sejak pukul 15.00 WIT, dewan juri yang terdiri dari sosiolog Herman Oesman, sejarawan Irfan Ahmad, dan praktisi media Ghalim Umabaihi menetapkan empat pemenang.
Mereka adalah Nurhayati Polpoke (dari Universitas Khairun) juara I, Siti Melandari Abdullah (IAIN Ternate) juara II, Agung (Universitas Khairun) juara III, dan Arriziq Ibnu (MAN Insan Cendekia Halmahera Barat) juara harapan satu.
Atas hasil tersebut, para pemenang berhak membawa pulang piagam penghargaan dan hadiah uang tunai jutaan rupiah.
Nurhayati Polpoke mengaku bangga dapat meraih juara pertama. “Pokonya senang pas dengar juara. Agak kaget juga, tapi bahagianya campur aduk, ya,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa terus digelar untuk mendorong pelestarian kebudayaan di Maluku Utara.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.