Hujan deras yang mengguyur Kota Tidore Kepulauan sejak sore hingga malam hari, Senin, 5 Januari 2026, memicu respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung diterjunkan ke lapangan menyusul laporan warga terkait banjir di sejumlah wilayah.

Berdasarkan pantauan Kadera.id, sedikitnya tiga kelurahan terdampak genangan air, yakni Kelurahan Indonesiana, Dowora, dan Goto.

Menindaklanjuti laporan tersebut, TRC BPBD bergerak cepat melakukan pengecekan lokasi sekaligus penanganan darurat di titik-titik yang berpotensi menimbulkan banjir.

“Kami turun langsung ke lokasi untuk melakukan langkah cepat sebagai bentuk kesiapsiagaan BPBD menghadapi kondisi hidrometeorologi yang berpotensi menimbulkan bencana, khususnya banjir,” ujar Kepala BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar.

Ia bilang, dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu, BPBD meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat guna mengantisipasi dampak banjir, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat melakukan penanganan awal secara mandiri.

BPBD, lanjutnya, juga terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan, terutama di wilayah-wilayah yang rawan terdampak banjir saat curah hujan tinggi.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrem, khususnya saat beraktivitas di luar rumah,” terangnya.

Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada BPBD atau melalui kepala kelurahan setempat apabila terjadi bencana di lingkungan masing-masing, agar dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.