Perum Bulog Cabang Ternate bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mulai menyalurkan bantuan 4 ton beras ke lokasi terdampak bencana di Halmahera Barat (Halut) dan Halmahera Utara (Halbar), melalui kapal Basarnas Ternate, sejak Kamis siang, 8 Januari 2026.
Sarbin Sehe, Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara mengatakan, pihaknya sudah berkonsentrasi ke Halut dan Halbar. Sambil menunggu keputusan dua bupati terkait penetapan kondisi darurat, pihaknya juga sudah mengerahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti BPBD, Dinas Sosial, Dinas Pangan, Dinas Perindagkop Malut ke lokasi bencana sejak Rabu kemarin, 7 Januari 2025.
“OPD terkait mulai dari kemarin sudah digeser ke lokasi bencana. Kami Pemprov hari ini seluruh pimpinan OPD sudah berkonsentrasi di Halut dan Halbar,” katanya kepada awak media di Hotel Bela, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia mengaku, saat ini pihaknya telah menyiapkan bantuan logistik untuk disalurkan ke lokasi bencana . Bantuan tersebut berupa beras, mie instan, kasur, terpal, tenda, minyak goreng, dan gula.
“Jam 13.00 kita bakal geser logistik masuk ke Jailolo sampai Ibu melalui kapal Basarnas. Tadi saya sudah cek stok di Bulog dan sudah dimuat,” ungkapnya.
Sebagai respons awal bencana, lanjutnya, pihaknya masih berkonsentrasi pada keselamatan warga terdampak. Sedangkan untuk penanganan rumah dan segala kerusakannya, bakal di-skemakan kembali.
“Rumah dan segala kerusakan kita akan skemakan pembangunannya. Kalau itu, wilayah jadi tanggungjawab kabupaten maupun kita akan selesaikan,” ucapnya.
Jefry Tanasi, Kepala Perum Bulog Cabang Ternate, mengatakan, pihaknya menyalurkan berton beras ke lokasi bencana setelah berkoordinasi dengan Pemprov Malut.
“Kalau tadi ada penyaluran ke tempat bencana sebanyak 4 ton beras. Ambil di Bulog, Dinsos, dan Dinas Pangan Pemprov Malut,” katanya singkat.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.