Ribuan siswa dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) se-Pulau Tidore tampak antusias mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar di Kawasan Wisata Pantai Tugulufa, Sabtu, 24 Januari 2026.
Sejak pagi, anak-anak usia dini tersebut dengan penuh semangat mengikuti setiap rangkaian manasik haji yang dipandu para pendamping dan guru pembimbing. Mengenakan pakaian serba putih, para peserta tampak tertib berjalan mengelilingi replika Ka’bah, menirukan prosesi tawaf layaknya jamaah haji sesungguhnya.
Kegiatan ini menjadi sarana edukatif untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus mengenalkan rukun Islam kelima sejak usia dini.
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, dalam sambutannya mengatakan bahwa manasik haji bukan sekadar pengenalan ibadah, tetapi juga pembelajaran nilai-nilai kehidupan.
“Melalui manasik haji ini, kita tidak hanya mengenalkan rukun Islam yang kelima, tetapi juga menanamkan nilai kesabaran, kebersamaan, ketertiban, serta semangat saling tolong-menolong. Nilai-nilai tersebut merupakan bekal penting bagi anak-anak dalam kehidupan bermasyarakat ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi panitia pelaksana, guru pembimbing, serta para orang tua yang turut mendampingi dan mengawasi peserta selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, peran orang dewasa sangat penting dalam membentuk karakter dan nilai keagamaan anak sejak dini.
Ke depan, Ahmad Laiman berharap panitia dapat mengatur model dan skema kegiatan yang lebih nyaman dan ramah anak, sehingga materi manasik dapat diterima dengan baik dan tujuan pembentukan generasi berakhlakul karimah dapat tercapai.
“Dukungan terhadap setiap tahapan peragaan manasik haji sangat dibutuhkan agar kegiatan ini berjalan sesuai harapan kita bersama,” harapnya.
Sementara itu, Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Tidore Kepulauan, Amina Taib, menjelaskan bahwa Aisyiyah merupakan organisasi Islam yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, Aisyiyah memiliki komitmen kuat dalam menjalankan misi dakwah Islam yang berorientasi pada kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan, dan kemanusiaan.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi keagamaan kepada anak-anak dengan memperkenalkan ibadah haji, seperti tawaf di replika Ka’bah, sa’i, hingga lempar jumrah, dalam suasana yang ceria dan edukatif,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.