Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate mencatat peningkatan frekuensi pengangkutan sampah dalam dua hari awal Ramadan 1447 Hijriah. Penumpukan terjadi di sejumlah titik, terutama kawasan pasar, jalan utama, dan beberapa tempat penampungan sementara (TPS).
Musli Mohammad, Pelaksana Tugas Kepala DLH Ternate, mengatakan sebelum Ramadan pengangkutan sampah pada satu jalur dilakukan sekali sehari. Namun, saat ini frekuensinya bisa mencapai tiga kali karena volume sampah meningkat.
“Terutama di kawasan pasar, di jalan utama dan ada beberapa TPS yang terus ada penumpukan sampah,” kata Musli kepada Kadera di ruang kerjanya, Jumat, 20 Februari 2026.
Ia mengakui belum ada perhitungan pasti terkait kenaikan volume sampah selama Ramadan. Pada hari biasa, sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mencapai hampir 100 ton per hari. Menurut dia, jumlah itu kemungkinan bertambah selama bulan puasa.
“Kalau di hari normal, sampah yang kita bawa masuk ke TPA hampir 100 ton dalam sehari. Sudah barang tentu di momentum puasa ini pasti ada peningkatan lebih dari 100 ton,” kata Musli memperkirakan.
Musli menjelaskan pola pengangkutan sampah juga mengalami penyesuaian. Jika pada hari biasa dilakukan pagi dan sore, selama Ramadan pengangkutan lebih banyak difokuskan pada malam hari, terutama setelah salat tarawih.
“Di luar bulan puasa dilakukan pagi dan sore hari. Tapi di bulan puasa ini kita lebih banyak maksimalkan pengangkut di malam hari, selepas tarawih,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.