Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perdana Cipta Mandiri (PCM) kembali menorehkan kinerja impresif. Sepanjang tahun 2025, perusahaan daerah ini berhasil menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Halmahera Timur sebesar Rp6 miliar.

Capaian tersebut semakin menegaskan posisi BUMD sebagai motor penggerak kemandirian fiskal daerah, sekaligus pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Momentum positif ini juga dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar baru-baru ini. Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, MPA, selaku Pemegang Kekuasaan Modal (PKM), serta dihadiri Sekretaris Daerah Rickhy Khairul Richfat sebagai Dewan Pengawas, bersama Ardiansyah Majid selaku Sekretaris Dewan Pengawas.

Turut hadir jajaran direksi PCM, yakni Direktur Utama Tartum, Direktur Operasional Mamat Jalil, Direktur Umum Said Mustafa, dan Direktur Pengawasan Mudafir Lambutu, beserta seluruh karyawan.

Dalam forum tersebut, kinerja perusahaan tahun buku 2025 menjadi fokus evaluasi, termasuk realisasi kontribusi PAD sebesar Rp6 miliar. RUPS juga merumuskan sejumlah langkah strategis ke depan, mulai dari penguatan tata kelola perusahaan, ekspansi usaha, hingga peningkatan kemitraan strategis.

Bupati Ubaid Yakub memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, kontribusi yang dihasilkan menjadi indikator keberhasilan pengelolaan BUMD secara profesional.

“Kontribusi PAD sebesar Rp6 miliar ini patut diapresiasi. Kami berharap BUMD terus meningkatkan kinerja dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada, Sekretaris Daerah Rickhy Khairul Richfat menekankan pentingnya ekspansi bisnis dan penguatan peran sosial BUMD. Ia mendorong PCM untuk terus membuka peluang kerja sama yang lebih luas guna meningkatkan kapasitas usaha.

“Ke depan, BUMD tidak hanya menjadi entitas bisnis yang menghasilkan keuntungan, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat. Dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel, BUMD akan terus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Sepanjang 2025, sektor jasa pertambangan masih menjadi tulang punggung perusahaan dengan kontribusi mencapai 95 persen dari total pendapatan. Kinerja ini ditopang oleh kemitraan strategis dengan PT Aneka Tambang Tbk (Antam), khususnya melalui layanan pengangkutan (hauling), material removal di wilayah Pulau Pakal, serta penyewaan alat berat.

Direktur Utama PCM, Ir. Tartum, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim, serta dukungan pemerintah daerah dan mitra strategis.

“Realisasi kontribusi PAD sebesar Rp6 miliar ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja. Kemitraan dengan Antam menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas usaha sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis ke depan,” jelasnya.

Ke depan, PCM akan terus fokus pada penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta diversifikasi usaha guna menjaga keberlanjutan perusahaan.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi yang solid bersama mitra strategis, BUMD Perdana Cipta Mandiri optimistis dapat terus meningkatkan kontribusi terhadap PAD serta berperan aktif dalam pembangunan ekonomi Halmahera Timur.