Total kapasitas pengembang energi panas bumi yang beroperasi di Indonesia tahun 2020-2025 sebanyak 431 Mega Watt. Jumlah ini tujuh kali lebih besar dibandingkan dengan gabungan negara-negara Eropa, yang tercatat oleh Global Energy Monitor.
Sementara, jika dibandingkan dengan kumpulan negara-negara di benua Amerika, kapasitas Indonesia pun 1,3 kali lebih banyak.
Dengan jumlah sebanyak itu, Indonesia berada di urutan kedua terbanyak dalam lima tahun terakhir. Turki menduduki posisi puncak dengan kapasitas sekitar 474,1 MW. Sementara, di bawah Indonesia ada Kenya 282 MW, Selandia Baru 257 MW, dan Amerika Serikat 206,5 MW.
Menurut data yang dihimpun GEM, pada sebagian tahun 2026 Indonesia menjadi pemuncak dengan kapasitas 137,5 WM. Ini merupakan 41,16 persen total kapasitas global, 334 MW. Angka itu melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.