Harga bawang, cabai, dan tomat (barito) di Pasar Barito, Kota Ternate, masih bergerak fluktuatif pada hari-hari awal Ramadan. Sejumlah komoditas tercatat turun, namun sebagian lainnya bertahan tinggi.

Harga cabai nona saat ini berkisar Rp60 ribu–Rp70 ribu per kilogram. Tomat dijual Rp13 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram. Adapun bawang putih bertahan di Rp50 ribu per kilogram dan bawang merah Rp 55ribu–Rp60 ribu per kilogram.

Ina, 50 tahun, pedagang di Pasar Barito, mengatakan harga komoditas sempat melonjak di awal Ramadan. Namun beberapa hari terakhir mulai menunjukkan penurunan.

“Sebelumnya harga cabai nona hanya Rp50-60 ribu. Namun, di awal Ramadan harga cabai nona naik kari Rp70 ribu per kilogram,” kata Ina kepada Kadera di lapak dagangannya, Rabu, 25 Februari 2026.

Menurut dia, harga tomat justru turun. Dari sebelumnya Rp 20 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 13 ribu. Sementara harga bawang relatif tidak berubah.

“Yang tidak berubah itu harga bawang putih Rp50 ribu dan bawang merah Rp60 ribu per kilogram. Harga itu sudah, tidak naik lagi,” ujarnya.

Pedagang lain, Arban, menyampaikan hal serupa. Ia menjual bawang putih Rp 50 ribu dan bawang merah Rp 55 ribu per kilogram. Harga tersebut belum mengalami perubahan. Namun cabai nona masih tergolong tinggi.

“Harga cabai nona Rp70 ribu per kilo. Dan Tomat masih Rp20 per kilohram. Untuk bawang masih harga tetap,” katanya.

Berbeda dengan Ina dan Arban, Sindi, 49 tahun, menyebut harga cabai mulai turun. Ia mengatakan cabai nona yang sempat menyentuh Rp 80 ribu per kilogram pada awal Ramadan, kini turun menjadi Rp 60 ribu.

“Awal Ramadan harga cabai nona Rp 80 ribu dan turun ke harga Rp70 ribu sampai mentok di harga Rp60 ribu per kilogram,” akunya.

Ia juga menyebut harga cabai keriting masih Rp 50 ribu per kilogram. Menurut dia, fluktuasi harga dipengaruhi ketersediaan stok.

“Sekarang ini sudah turun semua harga barang-barang. Bagus sudah terjangkau.
Kalau stok kurang otomatis. harga mahal. Sekarang ini turun karena stok masih banyak,” ucapnya.

Nursida Dj. Mahmud, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate belum merespons konfirmasi mengenai fluktuasi harga hingga berita ini diterbitkan.