Sejumlah ruas jalan di Ibu Kota Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mengalami kerusakan cukup parah. Warga mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang, becek, dan kerap tergenang air, terutama saat musim hujan.

Kondisi ini dinilai membahayakan pengguna jalan. Karena itu, warga mendesak pemerintah kabupaten segera turun tangan untuk melakukan perbaikan.

Berikut empat titik jalan rusak yang dirangkum Kadera.id:

1. Jalan Kompleks Kebun Janda

Ruas jalan di Kompleks Kebun Janda, Desa Bobong, mengalami kerusakan dan sering tergenang air. Pengguna jalan mengaku was-was saat melintas, terutama pada malam hari.

Kondisi jalan di Kompleks Kebun Janda, Desa Bobong, yang berlubang dan genang air hujan. Kendaraan roda dua yang melewati jalan tersebut harus mencari sisi jalan yang baik untuk dilewati, Jumat (24/04/2026). Foto: Risto/Kadera.id

“Jalan berlubang, banyak genangan air, sangat membahayakan, apalagi saat hujan atau malam hari,” ujar Waty, salah satu warga, saat disambangi reporter Kadera.id, Jumat, 24 April 2026.

2. Jalan Depan SMA Negeri 1 Pulau Taliabu

Kondisi jalan di depan SMAN 1 Pulau Taliabu juga rusak parah. Genangan air hujan menutupi permukaan jalan sehingga menyulitkan pengendara, khususnya pelajar yang melintas setiap hari.

Kondisi jalan di depan SMA Negeri 1 Pulau Taliabu, Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, saat musim hujan, Jumat (24/04/2026). Foto: Risto/Kadera.id

“Ini akses utama anak-anak sekolah, tapi sudah lama rusak tanpa perbaikan,” kata Udin, warga setempat.

3. Jalan Menuju Bundaran Bobong

Kerusakan sepanjang kurang lebih 100 meter terjadi di ruas jalan menuju Bundaran Bobong. Permukaan jalan becek, bergelombang, dan dipenuhi lubang yang kerap tertutup air.

Kondisi jalan menuju Bundaran Bobong, Ibu Kota Kabupaten Pulau Taliabu, yang tampak berlobang dan dipenuhi genangan air, Jumat (24/04/2026). Foto: Risto/Kadera.id

“Padahal ini masih dalam kota, tapi rusaknya parah. Motor saja susah lewat, apalagi bentor,” ungkap seorang warga, Suhardi.

Ia menambahkan, saat hujan jalan tersebut seperti “jebakan” karena lubang-lubang tertutup genangan air dan sulit dihindari.

4. Jalan Dusun Mangrove, Desa Wayo

Di Dusun Mangrove, Desa Wayo, jalan yang sebelumnya ditambal kini kembali rusak. Lubang tersebar di sisi kiri dan kanan jalan, dan saat hujan seluruh ruas dipenuhi genangan air.

“Kalau lewat sini harus cari celah, karena jalannya makin rusak,” ujar, Acin, warga lain.

Jalan di Dusun Mangrove, Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat, kembali rusak. Beberapa bulan lalu ada pekerjaan tambal sulam di jalan ini. Namun karena pekerjaan sebatas tambal sulam, sehingga kembali rusak, Jumat (24/04/2026). Foto: Risto/Kadera.id

Ia menyebut perbaikan sebelumnya hanya bersifat sementara. Warga kini berharap ada pengaspalan permanen.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu segera melakukan perbaikan menyeluruh, terutama pada jalan-jalan utama yang menjadi akses penting ke sekolah, pasar, dan pusat kota.

“Kami minta perhatian serius dari pemerintah sebelum ada korban akibat jalan rusak,” tegas Acin.