Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, bersama Wakil Wali Kota, Ahmad Laiman, mengunjungi Kedaton Kesultanan Tidore dalam rangka silaturahmi pada hari kedua Idul Fitri, Selasa, 1 April 2025.

Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan antara Pemerintah Daerah dan Kesultanan Tidore sebagai bagian dari nilai budaya dan sejarah yang telah lama terjalin. Muhammad Sinen menegaskan bahwa silaturahmi ini adalah bentuk penghormatan serta upaya menjaga sinergi antara pemerintahan dan kesultanan.

“Saya bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman menyempatkan diri untuk bersilaturahmi ke Kedaton Kesultanan Tidore dan bertemu dengan Sultan Tidore. Ini adalah tradisi yang harus terus dijaga demi memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antara pemerintahan dan kesultanan, mengingat Tidore memiliki dua pilar utama, yakni pemerintahan dan kesultanan.

“Siapa pun yang menjadi kepala daerah harus menjaga hubungan ini. Sebab, sebelum negara ini berdiri, Kesultanan Tidore sudah lebih dulu ada,” jelasnya.

Muhammad Sinen juga mengungkapkan bahwa setelah pelantikan dirinya bersama Ahmad Laiman, mereka mengikuti retret di Magelang. Dalam sambutan penutupan retret tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan pentingnya menjaga hubungan baik dengan kesultanan di berbagai daerah sebagai bagian dari sejarah panjang yang membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sultan Tidore, Husain Alting Syah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, awalnya ia berencana mengunjungi para pemimpin daerah, namun justru mereka yang lebih dahulu datang ke Kedaton.

“Pada hari yang fitri ini, saya berniat bersama keluarga dan beberapa Bobato untuk bersilaturahmi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan. Namun, beliau berdua sudah lebih dahulu datang ke Kedaton. Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan ini di hari yang sangat spesial,” ungkap Sultan.

Sebagai pemimpin Kesultanan, Sultan Husain menegaskan bahwa ia memiliki amanah untuk mendukung penuh pemerintahan yang sah tanpa pamrih. Ia juga mengingatkan seluruh Bobato Adat dan masyarakat Kesultanan Tidore untuk selalu mendukung kepemimpinan Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman agar program-program pemerintahan dapat berjalan dengan sukses.

“Kita semua harus menjaga serta membantu pemerintah dalam menyukseskan berbagai program, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang. Saya juga mengajak seluruh perangkat adat dan masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada Bapak Muhammad Sinen dan Bapak Ahmad Laiman,” tutupnya.