Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menyambut kedatangan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Inspektur Jenderal Polisi Waris Agono, dalam kunjungan kerja ke Pelabuhan Rum dan Pelabuhan Goto Sarimalaha.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan pos terpadu dan pos pelayanan dalam rangka pengamanan arus mudik Lebaran 1446 Hijriah/2025 Masehi di dua pelabuhan utama Kota Tidore Kepulauan, pada Kamis, 5 April 2025.

Dalam kunjungannya, Kapolda Maluku Utara menyampaikan apresiasi atas kelancaran arus mudik yang terpantau di kedua pelabuhan.

“Kami hari ini berada di Pulau Tidore untuk mengecek secara langsung kesiapan pos terpadu dan pos pelayanan di Pelabuhan Rum dan Pelabuhan Goto Sarimalaha. Meskipun arus mudik dari dan menuju Ternate cukup ramai, namun situasinya tetap lancar dan terkendali,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya aspek keselamatan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas mudik, khususnya pengguna transportasi air.

“Kami mengimbau kepada para pemudik, pengguna transportasi air, serta pemilik kapal untuk senantiasa mengutamakan keselamatan,” ungkapnya.

Bahkan, Waris Agono mengimbau agar para operator transportasi air mematuhi aturan terkait kapasitas penumpang, karena keselamatan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menambahkan bahwa berdasarkan pemantauan arus mudik dari beberapa pelabuhan yang dikunjungi, Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait dalam meningkatkan standar keselamatan transportasi penyeberangan.

“Kami bersyukur, kelancaran arus mudik di Kota Tidore Kepulauan terpantau dengan baik. Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, aspek keselamatan dalam transportasi air menjadi perhatian utama kami,” tegasnya.

Salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan mengenai perlunya perancangan transportasi penyeberangan yang lebih mengedepankan standar keselamatan.

“Bapak Kapolda memberikan arahan agar kami berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk merancang angkutan penyeberangan yang lebih aman di masa depan. Contohnya, beliau menyarankan agar setiap speedboat memiliki jendela darurat yang dapat digunakan dalam kondisi genting,” ucapnya.