Rencana pembangunan lima gudang Badan Usaha Logistik (Bulog) di sejumlah kabupaten/kota di Maluku Utara akan dimulai pada Agustus hingga September 2026. Hal ini dilakukan untuk mempermudah akses pendistribusian ke daerah pelosok.
Jefry Tanasi, Kepala Perusahaan Umum (Perum) Badan Usaha Logistik (Bulog) Cabang Ternate mengatakan, rencananya ada tujuh gudang yang akan dibangun di masing-masing kabupaten, seperti Taliabu, Kepulauan sula, Pulau Morotai, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, dan Halmahera Barat.
“Saat ini sudah penandatangan MoU dengan pemerintah di tujuh kabupaten itu,” katanya, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis, 4 Juni 2026.
Meski begitu, kata dia, setelah diverifikasi kembali, ada dua kabupaten yang masih proses penyelesaian admistrasi hibah, yakni Taliabu dan Halmahera Barat. Karena itu, belum masuk dalam target pembangunan di tahun 2026.
“Tahun 2025 tahun itu kan direncanakan ada tujuh kabupaten. Tapi hanya lima kabupaten yang masuk dalam prioritas pembangunan, dua lainnya belum, karena masih proses penyelesaian hibah. Itu Taliabu dan Halbar,” ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan gudang akan dimulai pada Agustus hingga September 2026. Sementara pada bulan Maret hingga April 2027 pembangunan gudang ditargetkan sudah beroperasi. Jefry menyatakan, dengan pembangunan lima gudang Bulog tersebut diharapkan dapat membantu dan mempercepat pendistribusiannya.
“Anggaranya kami belum tahu. Karena ini program pemerintah pusat sehingga semua mekanismenya diserahkan ke Bulog Pusat,” ucapnya.
Ia menambahkan, stok beras di gudang Bulog Cabang Ternate sebanyak 2 ribu ton dan mampu bertahan hingga 3-4 bulan. Sementara gula sebanyak 23 ton dan Minyak Kita sebanyak 110 ribu liter.
“Proses pengadaan beras juga akan diterima Bulog Ternate pada bulan ini atau bulan depan. Jumlahnya sebanyak 2 ribu ton,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.