Perbaikan jalan yang longsor di Desa Kususinopa, Dusun Toe, Kecamatan Oba Selatan, akan segera dilaksanakan usai Lebaran Idulfitri 2025. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara telah merencanakan penanganan kerusakan tersebut.

Rencana perbaikan ini merupakan tindak lanjut dari peninjauan lapangan yang dilakukan Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada 22 Maret 2025. Usai peninjauan, Wali Kota langsung memerintahkan agar informasi kerusakan segera disampaikan melalui grup WhatsApp resmi Desa dan Pemerintah untuk ditindaklanjuti.

Kepala Dinas PUPR Kota Tidore Kepulauan, A. Muis Husain, menjelaskan bahwa perbaikan jalan yang longsor akan dilakukan oleh Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara bersama Balai Pelaksana Jalan Nasional.

“Balai akan membangun bronjong, sedangkan peningkatan jalan akan ditangani oleh Provinsi. Saat itu kami mendampingi Wali Kota meninjau langsung kondisi di Dusun Toe,” jelas Muis, Selasa, 8 April 2025.

Meski kewenangan penanganan berada di tingkat provinsi, Wali Kota Tidore tetap meminta agar aliran sungai di sekitar area longsor dialihkan menjauh dari badan jalan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Saat ditanya terkait anggaran, Muis mengatakan bahwa jumlah pastinya masih dalam perhitungan, namun besar kemungkinan akan menggunakan dana efisiensi tahun 2025.

“Anggarannya kemungkinan diambil dari dana efisiensi. Nilainya masih dihitung oleh tim TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah),” ungkapnya.

Ia menambahkan, biasanya dalam situasi darurat seperti ini, dana tanggap darurat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga bisa digunakan.

“Nanti kami koordinasi dengan BPBD. Kalau sudah final, akan diinformasikan apakah ditangani BPBD atau PUPR,” jelas Muis.

Sementara itu, untuk pemindahan aliran sungai diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu. Perkiraan biaya untuk pekerjaan tersebut mencapai lebih dari Rp200 juta.