Kota Ternate akan menjadi tuan rumah City Sanitation Summit (CSS) 2025, forum tahunan nasional yang digagas oleh Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI). Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 30-31 Agustus 2025 dan akan berfokus pada pengurangan sampah berbasis masyarakat menuju target zero waste pada 2030.
Muhammad Syafei, Kepala Dinas Lingkungan (DLH) Kota Ternate, mengatakan penunjukan Ternate sebagai tuan rumah merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen daerah dalam pengelolaan sampah secara terintegrasi.
“Ini juga sebagai suatu momentum untuk bagaimana daerah khusunya kota Ternate berkomitmen pengurangan sampah secara signifikan, secara bertahap, dan terencana. Dan targetnya di 2030 nanti, Ternate sudah Zero Waste,” kata Syafei kepada Kadera, Senin, 7 Juli 2025.
Menurut Syafei, selama ini pengelolaan sampah di Ternate masih tefokus pada penanganan dan pengangkutan. Padahal, sistem ini berpotensi membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA) jika diberengi dengan strategi pengurangan dari sumber. Ia menekankan pentingnya pemrosesan sampah selesai di tingkat rumah tangga, TPS3R, maupun TPST.
“Kalau zero waste, [maka sampah] selesai di sumber. Sampah organiknya bisa diolah jadi kompos, pupuk cair, maggot atau lainnya. Sampah non-organik dikemas sebagai bahan baku daur ulang, menjadi residu atau kita musnahkan dengan alat secara aman,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa Pemkot Ternate telah membentuk panitia daerah dan mulai mempersiapkan pelaksanaan kegiatan. Dalam waktu dekat, sejumlah rapat teknis akan digelar untuk mematangkan agenda nasional.
“Temannya kita menyesuaikan secara nasional terkait pengurangan sampah berbasis masyarakat,” kata Syafei yang juga sebagai sekretaris panitia daerah CCS 2025.
Tahun sebelumnya, kegiatan CSS digelar di Kota Cirebon, Jawa Barat. Forum ini menjadi ruang bagi kepala daerah, pegiat lingkungan, dan pelaku kebijakan untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam pengelolaan sanitasi dan persampahan.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.