Perpindahan markas Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara dari Kota Ternate ke Ibu Kota Provinsi Maluku Utara di Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, diharapkan mampu meningkatkan pelayanan keamanan bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah daratan Oba dan sekitarnya.

Harapan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, usai menghadiri upacara tradisi dan syukuran perpindahan Polda Maluku Utara sekaligus peringatan Hari Jadi Polwan ke-77 Tahun 2025. Acara berlangsung di Halaman Mako Polda Maluku Utara, Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, Senin, 1 September 2025.

Menurut Ismail, perpindahan aktivitas Polda Maluku Utara ke Sofifi merupakan langkah strategis yang semestinya dilakukan untuk mendukung optimalisasi kinerja Polda di ibu kota provinsi.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Maluku Utara beserta jajaran atas kebijakan memindahkan aktivitas Polda dari Ternate ke Sofifi. Ini langkah positif demi peningkatan pelayanan keamanan di ibu kota provinsi,” ujarnya.

Ismail juga menekankan bahwa kehadiran Polda di Sofifi diharapkan dapat memperkuat layanan keamanan di seluruh wilayah Maluku Utara serta mendukung percepatan pembangunan nasional di provinsi tersebut.

Sementara itu, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, menegaskan bahwa perpindahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari penyesuaian strategis Polri terhadap arah pembangunan nasional dan daerah sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.

“Fokus RPJPN adalah pemerataan pembangunan, penguatan pusat pertumbuhan daerah, dan optimalisasi peran ibu kota provinsi sebagai pusat pemerintahan dan pelayanan publik,” jelas Kapolda.

Ia juga meminta dukungan masyarakat terhadap kehadiran Polda Maluku Utara di Sofifi. Menurutnya, Polda hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sebagai mitra pemerintah dan bagian dari motor penggerak pembangunan daerah.

“Sofifi adalah pusat pemerintahan yang terus tumbuh dan berkembang. Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen untuk lebih dekat dengan masyarakat, menjaga ketertiban, dan mendukung pembangunan,” katanya.

Kapolda turut mengingatkan seluruh personel Polda Maluku Utara agar menjadikan momentum ini sebagai tonggak sejarah baru dalam pengabdian di Sofifi.

“Lakukan tugas dengan disiplin tinggi, semangat baru, dan tekad yang bulat. Jadilah Bhayangkara yang hadir dengan hati yang tulus — mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat dalam semangat Polri Presisi,” tegasnya.

Kegiatan ini diawali dengan upacara tradisi penyerahan Pataka Polda Maluku Utara yang secara resmi dikibarkan di Sofifi, menandai dimulainya operasional Polda di ibu kota provinsi. Acara dilanjutkan dengan syukuran atas perpindahan tersebut.