Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tidore Kepulauan berhasil meraih juara pertama dalam lomba Fasilitas Kesehatan (Faskes) Berkomitmen Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tingkat Provinsi Maluku Utara, dan kini bersiap mewakili wilayah Indonesia Timur dalam kompetisi tingkat nasional.
Pengumuman hasil lomba tersebut disampaikan pada 11 September 2025 oleh tim juri wilayah Indonesia Timur. RSUD Tidore yang merupakan rumah sakit tipe B ini menjadi perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Maluku Utara.
“Pada tahap sebelumnya, kami mengikuti sesi wawancara secara daring melalui Zoom, sekaligus mempresentasikan komitmen dan inovasi layanan rumah sakit. Alhamdulillah, RSUD Tidore terpilih sebagai juara pertama tingkat Maluku Utara,” ungkap Direktur RSUD Tidore Kepulauan, dr. Fajar Wibowo, Minggu, 14 September 2025.
Dengan capaian tersebut, RSUD Tidore akan melaju ke tahap selanjutnya, yaitu seleksi tingkat nasional yang mempertemukan perwakilan dari wilayah Indonesia Timur dan Indonesia Barat.
“Dari Indonesia Timur, RSUD Tidore menjadi satu-satunya perwakilan. Sedangkan untuk Indonesia Barat, kami belum mengetahui rumah sakit mana yang akan menjadi lawan,” jelasnya.
Adapun Kantor Wilayah BPJS Kesehatan Indonesia Timur yang menaungi seleksi ini berkedudukan di Manado, mencakup wilayah Sulawesi, Gorontalo, Papua, Maluku, dan Maluku Utara.
Menurut dr. Fajar, penilaian lomba ini difokuskan pada komitmen fasilitas kesehatan dalam mendukung program JKN.
“Tim juri menilai berbagai aspek, termasuk inovasi layanan rumah sakit, standar operasional prosedur (SOP), pelayanan prima, hingga pemanfaatan aplikasi Mobile JKN,” ujarnya.
Dalam presentasinya, RSUD Tidore mengangkat tema “Janji Layanan JKN” yang mengusung tiga prinsip utama: Mudah, Cepat, dan Setara.
“Pertama, ‘Mudah’ berarti kami melayani peserta JKN dengan sepenuh hati, dengan prosedur yang sederhana. Kedua, ‘Cepat’ kami terapkan dengan menerima peserta hanya menggunakan KTP atau KIS digital untuk pendaftaran. Ketiga, ‘Setara’, artinya seluruh peserta JKN kami layani tanpa biaya tambahan dan tanpa diskriminasi,” terang dr. Fajar.
Penunjukan RSUD Tidore sebagai wakil dalam lomba ini merupakan hasil penilaian dari BPJS Kesehatan Cabang Ternate, yang secara langsung mengusulkan rumah sakit ini untuk bersaing di tingkat regional.
Ke depan, sebagai persiapan menuju tingkat nasional, RSUD Tidore telah menyiapkan berbagai bukti konkrit implementasi pelayanan JKN digital.
“Saat ini kami tengah menyiapkan video dokumentasi sebagai bukti nyata, termasuk penerapan sistem verifikasi pasien berbasis fitur pengenalan wajah (face recognition), untuk memastikan pelayanan benar-benar diberikan kepada peserta BPJS yang sah. Dengan langkah ini, kami optimis RSUD Tidore siap bersaing di tingkat nasional,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.