Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Khairun kembali menggelar lomba penulisan cerita rakyat tingkat nasional bagi siswa SMA/sederajat, serta lomba menulis tokoh lokal tingkat nasional bagi mahasiswa perguruan tinggi.
Lomba yang berlangsung sejak Oktober hingga akhir November 2025 ini merupakan agenda tahunan Prodi Ilmu Sejarah.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkembangkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah, budaya, dan nilai-nilai lokal yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa,” ungkap panitia pelaksana, Sri Haryati Putri, Jumat, 14 November 2025.
Pada tahun ini, kata Jainul, lomba menulis tokoh lokal mengusung tema ‘Meneladani Tokoh Lokal untuk Membangun Indonesia Emas 2045’, yang bertujuan mendorong peserta menggali keteladanan, semangat perjuangan, serta kontribusi tokoh-tokoh lokal dalam mengorganisir masyarakat.
Sementara itu, lomba penulisan cerita rakyat mengangkat tema ‘Menggali Kearifan Lokal dari Cerita Rakyat Nusantara’ sebagai upaya melestarikan tradisi lisan, memperkuat nilai budaya, dan menginspirasi generasi muda melalui kekayaan kisah dari berbagai daerah di Indonesia.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Sudah banyak naskah yang masuk dari berbagai daerah di Maluku Utara,” jelasnya. Ia menambahkan, karya yang diterima menunjukkan beragam perspektif, gaya penulisan, serta kekayaan budaya yang patut diapresiasi.
Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Sejarah, Jainul Yusup, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat serta antusiasme tinggi dalam mengikuti lomba.
“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi para siswa dan mahasiswa dari berbagai daerah di tanah air. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran dan pengembangan wawasan tentang sejarah serta nilai-nilai budaya bangsa,” tuturnya.
Menurut Jainul, panitia telah menyiapkan hadiah dengan total jutaan rupiah serta sertifikat penghargaan bagi seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi. Selain penghargaan materi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi peserta untuk mengasah kemampuan menulis.
“Lomba ini diharapkan menjadi ruang kreatif dan reflektif bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengekspresikan gagasan, imajinasi, serta kepedulian mereka terhadap sejarah, tokoh lokal, dan budaya Nusantara,” harapnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.