Seorang pria lanjut usia (lansia), RS alias Rusli (65), diduga membacok rekannya, Jafar Amir (54), di depan ruko lantai dua Pasar Inpres, Kelurahan Bastiong Karance, Kecamatan Ternate Selatan, pada Minggu, 16 Februari 2025, sekitar pukul 14.30 WIT.
Peristiwa ini bermula ketika Rusli menegur Jafar agar berhenti mengonsumsi minuman keras jenis cap tikus di depan rukonya. Namun, teguran itu tidak diterima dengan baik oleh Jafar, yang kemudian memukul mata kanan Rusli. Merasa tersulut emosi, Rusli langsung mengambil badik dan membacok perut Jafar. Akibat luka yang dialami, Jafar dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie, sementara Rusli diamankan oleh pihak kepolisian dan dibawa ke Polsek Ternate Selatan.
Sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian menyebut Rusli dikenal sebagai sosok pendiam dan bekerja sebagai tukang servis barang elektronik, sementara Jafar kerap terlibat dalam perselisihan.
“Rusli itu orangnya pendiam, kerja servis elektronik, dan tidak pernah punya masalah dengan orang. Sedangkan Jafar itu buruh di pasar dan sering cari masalah. Ini bukan pertama kali, mungkin Rusli sudah tidak sabar lagi,” ujar sejumlah rekan Rusli dan Jafar, saat ditemui tuturfakta.com di lokasi kejadian pada Senin, 17 Maret 2025.
Kapolsek Ternate Selatan, AKP Bakti Syahruddin, saat dikonfirmasi membenarkan kronologi kejadian. Menurutnya, insiden bermula dari teguran terkait konsumsi minuman keras.
“Korban tidak terima ditegur, lalu memukul terduga pelaku di bagian mata kanan. Setelah itu, pelaku mengambil badik dan menikam korban satu kali di bagian perut sebelah kiri,” jelasnya.
Polisi yang berpangkat tiga balok ini menambahkan bahwa setelah menerima laporan, Unit Buru Sergap (Buser) Polsek Ternate Selatan langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pelaku beserta barang bukti.
“Terduga pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Ternate. Kasus ini dilaporkan dengan Nomor: LP/22/III/2025/Polsek Ternate Selatan atas dugaan tindak pidana penganiayaan sesuai Pasal 351 ayat (2) KUHP,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.