Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menekankan pentingnya evaluasi kinerja dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, serta pelayanan publik yang lebih baik dan efisien.

Ia menegaskan, prinsip transparansi, akuntabilitas, dan meritokrasi harus terus diimplementasikan dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Hari ulang tahun jangan hanya dijadikan acara seremonial. Ini harus menjadi spirit untuk membangun Kota Ternate yang lebih mandiri dan berkeadilan. ASN juga harus bekerja keras, inovatif, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Tauhid dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Pemerintah Kota Ternate dan Hari Otonomi Daerah ke-29 di pelataran Kantor Wali Kota, Senin, 28 April 2025.

Tauhid mengungkapkan, sepanjang 2024, sejumlah program strategis dan populis telah diimplementasikan oleh perangkat daerah dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi makro Kota Ternate.

“Berbagai capaian pembangunan dan program yang telah dijalankan melalui APBD 2024 menunjukkan peningkatan pada beberapa indikator ekonomi makro Kota Ternate,” jelasnya.

Meski begitu, ia mengakui masih banyak tantangan yang harus dihadapi, seperti pemenuhan kebutuhan air bersih, pengelolaan sampah, penyediaan akses transportasi, perbaikan drainase, keseimbangan pembangunan antar kawasan, pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, hingga perbaikan infrastruktur dan peningkatan pendapatan asli daerah.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, penambahan armada transportasi, penyediaan sarana pendukung lainnya, serta pola manajemen yang baik sebagai solusi untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut.

“Saya yakin setiap tantangan bisa kita lewati, dan semua tujuan akan tercapai. Pemerintah Kota Ternate juga membuka diri untuk bekerja sama dengan semua pihak dalam meningkatkan pelayanan publik,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menambahkan bahwa terdapat beberapa sektor penting yang menjadi prioritas dalam pelayanan publik, yakni persampahan, air bersih, pendidikan, dan kesehatan.

“Yang kami tekankan adalah semangat dari setiap OPD, minimal mampu menyediakan sumber daya manusia yang benar-benar kompeten dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi mereka,” ujarnya.

Rizal berharap, organisasi perangkat daerah (OPD) dapat menjadi motor penggerak dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di Pemerintah Kota Ternate, mengacu pada evaluasi kinerja dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kita menyadari, walaupun sudah banyak penghargaan yang diraih, masih ada banyak kekurangan yang perlu dibenahi. Harapannya, mulai hari ini dan ke depan, pelayanan publik kita akan menjadi jauh lebih baik,” pungkasnya.

La Ode Zulmin
Reporter