Komunitas Fola Literasi Kalaodi (Folila) menggelar diskusi kepemudaan bertajuk “Kepemudaan dan Karya: Kembangkan Potensi, Tingkatkan Kepercayaan Diri” yang berlangsung di Kelurahan Kalaodi, Kota Tidore Kepulauan.
Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Pemkot Tidore Kepulauan Yakub Husain, Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Nazlatan Ukhra, serta Founder Yayasan Harapan Pemuda Indonesia (HPI) Laila Nihayati.
Menurut Yakub Husain, rasa percaya diri merupakan kunci utama dalam mengembangkan potensi dan kreativitas, khususnya bagi generasi muda. “Dengan percaya diri, anak muda tidak takut menghadapi tantangan. Mereka bisa mengubah pola pikir dan mengembangkan kemampuan yang bisa dibanggakan,” ujarnya, Minggu, 25 Mei 2025.
Ia menambahkan bahwa pemuda, khususnya putra daerah, harus berani melangkah maju dan mengubah pola pikir lama. “Potensi masih ada dan sangat kuat. Hanya saja, belum dikelola dengan optimal,” jelasnya.
Yakub juga menegaskan bahwa arah pengembangan pemuda harus sejalan dengan fokus Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang dalam dua tahun ke depan menitikberatkan pada sektor pariwisata. Karena itu, kolaborasi dengan pemuda sangat diperlukan.
Sementara itu, Anggota DPRD Maluku Utara, Nazlatan Ukhra, menekankan pentingnya anak muda menunjukkan identitas dan membangun citra sebagai generasi asli Kalaodi. “Potensi alam dan SDM sudah tersedia secara alami. Tinggal bagaimana kita mengembangkannya,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan pentingnya peran mentor bagi anak muda agar dapat dibimbing menuju arah yang lebih baik.
Di sisi lain, Laila Nihayati mengajak pemuda untuk tidak takut menghadapi masalah dan tantangan. Ia menyoroti pentingnya menjaga identitas dan lingkungan sebagai bagian dari upaya pengembangan diri.
“Penting juga membangun relasi untuk kolaborasi, agar kita bersama-sama mengembangkan potensi daerah. Jangan membatasi pertemanan dan pola pikir. Kalau kita tidak menentukan langkah hari ini, kita tidak akan menjadi apa-apa,” pesan Laila yang juga berasal dari desa.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.