Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tidore Kepulauan berhasil meraih Juara III Tingkat Nasional dalam ajang Seva Paramahita Award 2025 yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen RSUD Tidore dalam meningkatkan mutu layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2025.

RSUD Tidore, yang merupakan rumah sakit tipe B, dinobatkan sebagai salah satu Fasilitas Kesehatan Berkomitmen dalam Peningkatan Mutu JKN.

Pencapaian ini semakin memperkuat deretan prestasi Kota Tidore Kepulauan di bawah kepemimpinan Wali Kota Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman.

Penghargaan diserahkan kepada Direktur RSUD Tidore, dr. Fajar Puji Wibowo, dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Arya Duta, Jakarta, pada Kamis malam, 9 Oktober 2025.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan merasa bangga dan berterima kasih kepada seluruh pihak, terutama manajemen RSUD yang telah bekerja keras,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan prestasi ini melalui kolaborasi yang berkelanjutan serta peningkatan mutu pelayanan.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan layanan kesehatan. Karena sesungguhnya, penghargaan tertinggi adalah ketika seluruh masyarakat merasa terlayani dengan baik,” tegas Ahmad Laiman.

Ia menambahkan, koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pihak rumah sakit sangat diperlukan agar tidak ada masyarakat yang merasa terabaikan dalam mendapatkan layanan kesehatan.

“Administrasi dan inovasi itu penting, tetapi yang paling utama adalah memastikan tidak ada satu pun warga yang merasa ditinggalkan dalam pelayanan kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Tidore, dr. Fajar Puji Wibowo, menjelaskan bahwa perjalanan meraih penghargaan ini tidaklah mudah. Sebelumnya, RSUD Tidore berhasil menjadi Juara 1 tingkat Regional X (meliputi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara) melalui penilaian daring yang dilaksanakan via Zoom pada 11 September 2025.

Setelah itu, RSUD Tidore mewakili regional untuk bersaing di tingkat nasional bersama RS Santa Maria Pekanbaru dan RSUD Al-Ihsan Welas Asih Soreang, Kabupaten Bandung, dalam seleksi yang juga dilakukan secara daring pada 24 September 2025.

“Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam meningkatkan mutu pelayanan JKN. Kami akan terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan demi masyarakat Tidore Kepulauan,” ujar dr. Fajar.

Sebagai langkah ke depan, RSUD Tidore juga terus mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan layanan kesehatan masa depan, termasuk melalui penguatan fasilitas dan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIM-RS) yang didukung oleh PT Evotek.