Panitia Gurabati Open Tournament (GOT) ke-XXVIII Tahun 2026 resmi dibentuk sekaligus melaunching jersey terbaru turnamen, Sabtu malam, 31 Januari 2026.
Launching GOT XXVIII dan jersey tersebut berlangsung meriah di Aula SPN Polda Maluku Utara, Kelurahan Gurabati. Turnamen sepak bola bergengsi ini kembali siap menghidupkan atmosfer Lapangan Gurabati Open Tournament dengan menghadirkan tim-tim terbaik dari Maluku Utara serta daerah luar seperti Sulawesi dan Papua.
Staf Ahli Wali Kota Tidore Kepulauan Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Asis Hadad, menuturkan bahwa Gurabati Open Tournament merupakan salah satu ajang olahraga paling prestisius di Maluku Utara yang secara konsisten terselenggara dengan sukses dari tahun ke tahun.
Menurutnya, hingga memasuki edisi ke-28, GOT selalu berlangsung aman, tertib, serta disambut antusias masyarakat. Kemeriahan turnamen ini tidak terlepas dari kerja keras panitia lokal serta dukungan seluruh elemen masyarakat.
“GOT bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi pecinta sepak bola se-Maluku Utara, mempererat persaudaraan, menumbuhkan nilai sportivitas, serta menjadi ajang unjuk kemampuan terbaik para pemain,” ujar Asis.
Atas nama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Asis juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, masyarakat Kelurahan Gurabati, para sponsor, serta seluruh pihak yang konsisten mendukung keberlangsungan Gurabati Open Tournament.
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Maluku Utara, Nurlaila Muhammad, menyampaikan bahwa Gurabati Open Tournament telah menjelma menjadi ikon olahraga rakyat di Maluku Utara. Selain sebagai ajang kompetisi, GOT juga berperan sebagai sarana pembinaan atlet dan ruang silaturahmi lintas daerah, usia, dan latar belakang.
Ia menilai, konsistensi penyelenggaraan GOT hingga edisi ke-28 merupakan bukti nyata semangat gotong royong, kecintaan terhadap olahraga, serta komitmen membangun prestasi sepak bola dari akar rumput.
“Kami Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan masyarakat Gurabati yang telah bekerja keras mempersiapkan turnamen ini,” ungkapnya.
Melalui GOT XXVIII, diharapkan tidak hanya tersaji pertandingan yang menarik dan berkualitas, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas, fair play, serta memperkuat persatuan masyarakat Maluku Utara.
Ketua Panitia GOT XXVIII Tahun 2026, Ervan Ibrahim, menegaskan bahwa sejarah panjang Gurabati Open Tournament kini tidak lagi sekadar menjadi event milik Kelurahan Gurabati, melainkan telah menjadi kebanggaan Kota Tidore Kepulauan dan seluruh masyarakat Maluku Utara.
“Kehadiran GOT tidak hanya melahirkan talenta-talenta sepak bola baru, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah, baik dari sektor retribusi maupun pajak,” jelas Ervan.
Ia menambahkan, format kepesertaan GOT XXVIII masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni melalui sistem undangan panitia. Pihaknya menargetkan sebanyak 32 tim dari Maluku Utara serta daerah luar seperti Sulawesi dan Papua akan ambil bagian dalam turnamen tahun ini.
Usai launching, juara bertahan GOT XXVII, AS Rumania, secara simbolis menyerahkan piala bergilir kepada panitia GOT XXVIII Tahun 2026, sekaligus menampilkan fashion show jersey terbaru turnamen.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.