Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara beberapa waktu lalu.

Bantuan berupa paket sembako tersebut disalurkan kepada 442 warga di empat desa di Pulau Maitara, Kecamatan Tidore Utara, pada Senin, 27 April 2026.

Muhammad Abubakar, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tidore Kepulauan, mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Tidore Kepulauan. Sebelumnya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota bersama BPBD juga telah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di wilayah Oba.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, khususnya warga di Pulau Maitara yang terdampak gempa.

Selain di Pulau Maitara, bantuan juga akan disalurkan kepada warga di Kelurahan Rum dan Rum Balibunga, Kecamatan Tidore Utara. Berdasarkan data BPBD, sebanyak 518 keluarga di dua kelurahan tersebut terdampak gempa bumi.

“Untuk Kelurahan Rum dan Rum Balibunga, insya Allah bantuan akan didistribusikan besok,” ujarnya.

Tidak hanya menyalurkan bantuan, BPBD juga memberikan sosialisasi kebencanaan kepada warga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta keterampilan masyarakat dalam menghadapi dan mengurangi risiko bencana.

Gempa bumi Magnitudo 7,6 sebelumnya mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Berdasarkan data, pusat gempa berada pada koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur dengan kedalaman 62 kilometer.

Guncangan tersebut sempat membuat warga panik dan dirasakan di hampir seluruh wilayah Maluku Utara, termasuk Kota Tidore Kepulauan, Ternate, dan Kabupaten Halmahera Barat.