Malut United mencatat kemenangan telak 7-0 atas PSBS Biak pada pekan ke-30 kompetisi, dalam laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa, 28 April 2026. Hasil ini menjadi kemenangan terbesar sepanjang sejarah tim berjuluk Laskar Kie Raha.
Meski tampil dominan sejak awal pertandingan, Malut United sempat mengalami kebuntuan pada babak pertama. Dari 16 percobaan tembakan, hanya dua yang mengarah ke gawang, sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, mengakui timnya mengalami kesulitan di paruh pertama. Namun, perubahan taktikal yang dilakukan pada babak kedua menjadi kunci kebangkitan tim.
“Kami sempat mengalami kebuntuan di babak I. Setelah melakukan perubahan taktikal di babak II, gol yang dinantikan akhirnya datang juga,” ujar Hendri dalam konferensi pers usai pertandingan.
Memasuki babak kedua, Hendri melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Abduh Lestaluhu dan Septian David Maulana. Perubahan tersebut langsung berdampak signifikan.
Malut United membuka keunggulan melalui gol David Da Silva pada menit ke-51, disusul Septian David Maulana (58’) dan Yakob Sayuri (61’). Tiga gol dalam rentang 10 menit tersebut memecah kebuntuan sekaligus mematikan perlawanan PSBS Biak.
Tim tuan rumah terus menambah keunggulan melalui Tyronne del Pino (71’), gol kedua David Da Silva (80’), serta dua gol penutup dari Frets Butuan dan Septian David Maulana pada menit ke-90.
Sepanjang pertandingan, Malut United mencatatkan 30 percobaan tembakan dengan 11 di antaranya tepat sasaran.
Hendri menambahkan, motivasi yang diberikan di ruang ganti turut berperan dalam peningkatan performa tim di babak kedua.
“Saat jeda babak I, saya menyampaikan kepada pemain bahwa mereka harus mencetak gol. Jika satu gol tercipta, gol-gol lainnya akan menyusul, dan itu terbukti,” katanya.
Sementara itu, pemain Malut United, Taufik Rustam, menyebut kemenangan ini sebagai momentum kebangkitan tim.
“Kemenangan ini menjadi awal bagi kami untuk kembali ke jalur positif di sisa pertandingan musim ini,” ujarnya.
Hasil ini mengangkat Malut United ke peringkat keempat klasemen sementara dengan 49 poin. Mereka unggul satu poin atas Persebaya Surabaya di posisi kelima dan Bhayangkara Presisi Lampung FC di peringkat keenam.
Pada laga berikutnya, Malut United dijadwalkan menghadapi Persis Solo pada pekan ke-31 di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 19.00 WIB.
Yakob Sayuri yang terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut berharap tren positif tim dapat terus berlanjut.
“Semoga motivasi ini bisa kami jaga untuk meraih hasil maksimal di empat pertandingan tersisa,” katanya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.