Lantai Taman Landmark Kota Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, kini mulai mengalami kerusakan parah. Tidak hanya lantai taman yang pecah dan berlubang, tanggul penahan ombak di kawasan tersebut juga sebagian besar telah patah akibat diterjang ombak.

Berdasarkan pantauan Kadera.id pada Senin, 11 Mei 2026, sejumlah bagian lantai taman tampak rusak dan berlubang sehingga dinilai membahayakan pengunjung, terutama anak-anak yang bermain di area tersebut.

Ati, salah satu warga sekitar, mengaku kerusakan lantai taman sudah terjadi sejak lama. Namun hingga kini belum ada perbaikan dari pemerintah daerah.

“Lantai taman ini sudah lama rusak, tetapi hanya dibiarkan begitu saja. Kalau terus dibiarkan nanti tambah parah dan berbahaya bagi pengunjung, apalagi yang membawa anak-anak,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dewi, salah satu pengunjung taman. Menurutnya, kondisi taman yang rusak tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat, namun belum mendapat perhatian serius.

“Kalau dibiarkan begitu saja tentu kerusakannya makin parah. Padahal ini tempat umum yang selalu ramai dikunjungi, baik pagi maupun sore hari. Jadi Pemerintah Daerah harus segera mengambil langkah perbaikan,” katanya.

Diketahui, Taman Landmark Kota Bobong dibangun menggunakan anggaran APBD tahun 2023 dan diresmikan pada 17 Agustus 2024 oleh Bupati Aliong Mus.