Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pulau Taliabu mengimbau seluruh operator angkutan transportasi laut, khususnya longboat rute Bobong–Pesisir Selatan Taliabu, serta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem, gelombang tinggi, dan angin kencang yang berpotensi terjadi di wilayah perairan setempat.
Martono, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pulau Taliabu, mengatakan imbauan tersebut dikeluarkan karena wilayah Pesisir Selatan Taliabu setiap tahun memasuki musim timur pada periode Juni hingga November. Pada musim ini, kondisi cuaca di laut umumnya lebih ekstrem dengan gelombang tinggi yang dapat membahayakan pelayaran.
“Imbauan itu sudah kami sampaikan sejak beberapa pekan lalu. Selain itu, saya juga terus mengingatkan para operator longboat agar selalu mengutamakan keselamatan sebelum berangkat,” kata Martono kepada Kadera.id, Jumat, 24 Juli 2026.
Menurutnya, langkah tersebut bertujuan menjamin keselamatan jiwa dan harta benda para pengguna jasa transportasi laut. Karena itu, seluruh pemilik armada, operator, nahkoda, hingga masyarakat pengguna jasa diminta mematuhi standar keselamatan pelayaran.
Beberapa poin penting dalam imbauan tersebut antara lain:
- Untuk operator longboat rute Bobong–Pesisir Selatan:
- Wajib menyediakan life jacket (jaket pelampung) sesuai dengan jumlah penumpang yang diangkut.
- Seluruh penumpang diwajibkan mengenakan life jacket selama pelayaran.
- Nahkoda wajib mencatat manifest penumpang dan barang bawaan sebelum keberangkatan maupun saat menaikkan dan menurunkan penumpang di setiap titik singgah.
- Sebelum berlayar, nahkoda wajib memantau informasi prakiraan cuaca resmi dari BMKG. Jika terjadi cuaca buruk atau gelombang tinggi, pelayaran harus ditunda.
- Barang bawaan atau logistik harus disusun secara seimbang agar stabilitas longboat tetap terjaga saat menghadapi gelombang.
- Dilarang keras mengangkut kendaraan roda dua maupun penumpang dan barang melebihi kapasitas aman (overloading).
Sementara itu, kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, Dishub mengimbau agar tidak memaksakan diri berangkat saat kondisi cuaca tidak memungkinkan. Penumpang juga diminta berani mengingatkan operator apabila longboat terlihat telah melebihi kapasitas muatan.
“Mari kita utamakan keselamatan daripada mengejar waktu perjalanan. Semoga imbauan ini dapat dipatuhi dan dilaksanakan demi keselamatan kita bersama,” ujar Martono.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.