Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Dr. Sofyan Saraha, menghadiri pelantikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Maitara, Gedung Bank Indonesia, Kamis, 15 Januari 2026.

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur Bank Indonesia. Gubernur BI, Perry Warjiyo, secara resmi mengukuhkan Handi Susila sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara yang baru.

Dalam sambutannya, Handi Susila menyampaikan bahwa sebelum mengemban amanah di Maluku Utara, dirinya menjabat sebagai Kepala Tim Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola Bank Indonesia. Sementara itu, pejabat sebelumnya, Dwi Putera Indrawan, kini menjabat sebagai Ekonom Ahli di Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Kantor Pusat Bank Indonesia.

Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Perwakilan BI sebelumnya atas kontribusi dan peran aktif dalam membangun koordinasi dengan Pemerintah Provinsi maupun kabupaten/kota di Maluku Utara.

“Selamat datang kepada Kepala Bank Indonesia yang baru di Maluku Utara. Kami menaruh harapan besar agar kerja sama antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan pelaku usaha terus berlanjut sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Sarbin.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan peran strategis BI di daerah sebagai strategic advisor dalam mendukung pembangunan ekonomi, khususnya melalui sinergi pengendalian inflasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Menurutnya, penguatan ekonomi daerah dapat dilakukan melalui peningkatan peran UMKM di setiap kabupaten/kota. Perry juga memaparkan lima strategi utama yang harus dijalankan Bank Indonesia, yakni pengendalian harga dan ketahanan pangan melalui TPID, menjaga pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi sektor pertanian, penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM dengan keterhubungan antara UMKM, agregator, dan perbankan, digitalisasi sistem pembayaran melalui pemanfaatan QRIS, serta memastikan ketersediaan uang layak edar di seluruh wilayah.

Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Kota Tidore Kepulauan, Dr. Sofyan Saraha, menyampaikan harapannya agar hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Bank Indonesia tetap terjalin dengan baik di bawah kepemimpinan yang baru.

“Dengan kepemimpinan yang baru ini, kami berharap kerja sama dan kolaborasi antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Bank Indonesia dapat terus terjaga, baik dalam pelayanan kepada masyarakat maupun pelaksanaan kegiatan internal dan eksternal,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam upaya pengendalian inflasi dan penguatan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

—-

Penulis: Mansyur Armain