Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tidore Kepulauan resmi menetapkan Mansyur Djamal sebagai ketua.

Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam Musda ke-IV KNPI yang mengusung tema “Navigating The Future: Innovate, Integrate, and Impact”. Kegiatan ini berlangsung di Gedung KNPI, Kelurahan Tomagoba, Kecamatan Tidore, dan dibuka langsung oleh mantan Ketua KNPI Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar, pada Selasa, 3 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Mansyur Djamal menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem kepemudaan yang berkarakter, inovatif, ekologis, serta berlandaskan nilai-nilai budaya Tidore. Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi yang ia sampaikan sejak proses pendaftaran.

“Saya menginginkan satu visi besar, yakni membangun kesadaran ekologi sekaligus menumbuhkan budaya kompetisi di ruang kolaborasi dan literasi bagi anak-anak muda,” ujarnya.

Menurut Kak Onk, sapaan akrabnya, seluruh ruang pengembangan pemuda harus berpijak pada semangat dan filosofi budaya Tidore yang kuat, guna memperkokoh jati diri generasi muda sebagai bagian dari identitas bangsa.

Ia menilai, budaya Tidore justru menjadi fondasi penting bagi anak muda untuk mampu bersaing di level nasional hingga internasional. Sebagai contoh, ia menyebut Julfikar, mahasiswa Universitas Nuku, yang berhasil menembus posisi Sekretaris Jenderal LMND Nasional.

“Julfikar adalah bukti bahwa akar sejarah dan budaya Tidore mampu melahirkan pemuda yang kompetitif,” katanya.

Ia juga menjelaskan, kepemimpinan KNPI ke depan akan dibangun melalui iklim subjektivitas kepemudaan yang inklusif, dengan melibatkan berbagai spesialisasi pemuda namun tetap disatukan oleh komitmen bersama.

Ia berharap sinergi dan kolaborasi antar elemen pemuda dapat diwujudkan melalui program-program konkret. Salah satunya adalah rencana kerja sama dengan pemuda Mafututu untuk mendesain Kampung Ramadan di Tidore.

“Di Kampung Ramadan itu nanti, kita dorong kegiatan Ramadan membaca dan menulis,” pungkasnya.

———–Penulis: Mansur Armain