Sebuah mobil pick up yang mengangkut warga Desa Kawalo dan Woyo, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu, mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di tanjakan Gunung Sampe, Minggu, 8 Februari 2026. Mobil tersebut terbalik ketika hendak menuju Ibu Kota Bobong untuk berbelanja.

Kecelakaan ini diduga kuat akibat kondisi jalan tanjakan Gunung Sampe yang rusak parah dan hingga kini belum mendapat penanganan dari pemerintah daerah.

Firdaus, salah satu warga Desa Kawalo yang ikut menumpangi mobil tersebut, menjelaskan, kendaraan kehilangan keseimbangan saat menanjak. Jalan yang berlubang dan rusak parah membuat mobil oleng hingga akhirnya terbalik.

“Saya ikut di mobil itu mau ke Bobong. Karena jalan rusak parah, mobil jadi oleng dan terbalik,” ujar Firdaus.

Ia bilang, mobil pick up tersebut mengangkut 11 penumpang, termasuk seorang bayi berusia 4 bulan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Semua penumpang selamat, termasuk bayi,” tambahnya.

Saat ini, warga dari Desa Kawalo dan Desa Woyo bergotong royong membantu proses evakuasi mobil serta para penumpang.

Kejadian ini menjadi sorotan serius bagi Pemerintah Daerah, khususnya Dinas PUPR Pulau Taliabu. Pasalnya, kondisi jalan Gunung Sampe telah lama rusak parah namun dibiarkan tanpa perbaikan.

Padahal, pada tahun 2025 lalu Pemda telah menganggarkan perbaikan tanjakan Gunung Sampe, namun hingga kini pekerjaan tersebut tidak kunjung direalisasikan. Informasi yang beredar menyebutkan anggaran tersebut justru dialihkan untuk penimbunan jalan di Dusun Fangahu.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata sebelum kembali terjadi kecelakaan serupa yang berpotensi merenggut korban jiwa.