Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari tiga korban erupsi Gunung Dukono pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIT. Korban ditemukan di area dekat kawah gunung setelah tim melakukan penyisiran intensif di lokasi terdampak erupsi.

Korban diketahui bernama Enjel, seorang pendaki lokal, yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat tertimbun material abu vulkanik dari aktivitas erupsi yang masih berlangsung.

Iwan Ramadani, Kepala Basarnas Ternate, membenarkan penemuan tersebut. Ia bilang korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam operasi pencarian di sekitar kawasan erupsi.

“Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Menurut Iwan, proses pencarian dan evakuasi menghadapi berbagai kendala karena aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih terjadi sewaktu-waktu dan berpotensi membahayakan petugas di lapangan.

Selain kondisi medan yang ekstrem, hujan abu vulkanik dan jarak pandang yang terbatas turut memperlambat proses evakuasi korban dari area dekat kawah.

“Tim harus bekerja ekstra hati-hati karena kondisi lokasi pencarian cukup berbahaya,” katanya.