Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur memperkuat koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna memperketat pengawasan terhadap aktivitas perusahaan tambang di wilayah tersebut.

Langkah itu dilakukan melalui kunjungan kerja Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub bersama Ketua Komisi III DPRD Haltim, Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat, dan jajaran pemerintah daerah ke Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian ESDM, Senin, 18 Mei 2026.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah persoalan pertambangan di Halmahera Timur, terutama terkait pengawasan aktivitas perusahaan tambang, tata kelola pertambangan, dampak lingkungan, serta kepatuhan perusahaan terhadap regulasi.

Ubaid Yakub, Bupati Haltim, mengatakan pengawasan sektor pertambangan perlu diperkuat agar aktivitas perusahaan tidak merugikan masyarakat maupun lingkungan.

“Koordinasi dengan Itjen ESDM merupakan langkah penting untuk memperkuat sinergi pengawasan sektor pertambangan di Halmahera Timur,” ujar Ubaid.

Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan aktivitas tambang tetap memberikan manfaat bagi daerah dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Senada, Ricky Chairul Richfat, Sekda Haltim, menegaskan pemerintah daerah tidak ingin aktivitas pertambangan hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga harus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Haltim,” kata Ricky.

Menurutnya, pengawasan terhadap perusahaan tambang perlu diperketat, terutama terkait kewajiban lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

“Koordinasi dengan Itjen ESDM menjadi langkah penting untuk memperkuat pengawasan serta mendorong tata kelola pertambangan yang lebih baik, transparan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ricky menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan pertambangan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Kami berharap ada tindak lanjut konkret melalui koordinasi teknis yang lebih intensif, sehingga aktivitas pertambangan di Halmahera Timur berjalan tertib dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” katanya.

Sementara itu, Yudhiawan, Inspektur Jenderal Kementerian ESDM, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan komitmen Itjen ESDM dalam memperkuat pengawasan kegiatan usaha pertambangan, mulai dari aspek perizinan, keselamatan kerja, hingga dampak sosial dan lingkungan.