Tim Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku Utara melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Kabupaten Pulau Taliabu, Jumat, 2 Oktober 2026.
Tim yang dipimpin Hj. Siti Hawa Kharie tersebut diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Nurbintang Talaohu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan delapan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di seluruh kabupaten/kota se-Maluku Utara. Pendampingan di Kabupaten Pulau Taliabu dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026.
Nurbintang Talaohu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, mengatakan pencocokan dan verifikasi data program Kesehatan Keluarga menjadi salah satu fokus utama dalam kunjungan tersebut.
Verifikasi mencakup data hingga Triwulan III dengan mencocokkan data yang tercatat dalam Aplikasi Kesehatan Keluarga di tingkat kabupaten dengan data yang dimiliki Dinkes Provinsi Maluku Utara.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat perbedaan data antara tingkat kabupaten dan provinsi.
“Pencocokan data juga dilakukan pada Monev Bangda, sehingga data yang dilaporkan konsisten di semua sistem dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Nurbintang.
Menurutnya, hasil verifikasi menunjukkan data Kabupaten Pulau Taliabu sudah cukup baik. Sejumlah program bahkan telah mencapai target yang ditetapkan.
Capaian tersebut, kata dia, menjadi modal penting bagi Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan kinerja program Kesehatan Keluarga hingga akhir tahun.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Monev juga meminta para pengelola program di Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu untuk rutin melakukan analisis dan verifikasi data serta memperkuat koordinasi, baik antarprogram maupun lintas sektor.
Menurut Nurbintang, langkah tersebut penting agar data yang dihasilkan tidak hanya tertib secara administrasi, tetapi juga dapat menjadi dasar dalam menyusun perencanaan program yang tepat sasaran.
Khusus dalam pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting, Tim Monev mengingatkan Dinas Kesehatan agar terus berkoordinasi dengan Bapperida, terutama terkait indikator penilaian dalam Monev Bangda.
Monev Bangda menjadi salah satu instrumen penilaian pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting di Kabupaten Pulau Taliabu. Karena itu, keselarasan data dan capaian antarinstansi dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target.
Selain melakukan evaluasi di Dinas Kesehatan, Tim Monev juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah Puskesmas untuk melihat langsung pelaksanaan program Kesehatan Keluarga di tingkat layanan primer.
Kunjungan tersebut sekaligus untuk memastikan kesesuaian antara data yang dilaporkan dengan kondisi dan pelaksanaan program di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan data program Kesehatan Keluarga di Pulau Taliabu semakin tertib dan akurat, serta pelaksanaan konvergensi stunting di daerah kepulauan ini semakin kuat dan berdampak bagi kesehatan ibu dan anak,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.