PT Adidaya Tangguh (ADT) menyalurkan 15 ekor sapi kurban kepada masyarakat di 15 desa lingkar tambang di Pulau Taliabu pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026. Penyaluran hewan kurban tersebut telah dilakukan sejak H-3 Iduladha.
Sutrisno, Head Department External PT Adidaya Tangguh, mengatakan bahwa bantuan hewan kurban ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus berbagi dan hadir bersama masyarakat di wilayah lingkar tambang.
“Bantuan ini merupakan bagian dari program sosial perusahaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar wilayah operasional,” ujar Sutrisno kepada Kadera.id, Jumat, 29 Mei 2026.
Ia merinci, 15 desa penerima bantuan hewan kurban dari PT Adidaya Tangguh meliputi Desa Sahu, Desa Tikong, Desa Nunu, Desa Todoli, Desa Tolong, Desa Balohang, Desa Langganu, Desa Lede, Desa Nggele, Desa Onemay, Desa Meranti Jaya, Desa Beringin Jaya, Desa Kasango, Desa Kramat, dan Desa Salati.
“Sebanyak 15 desa menerima bantuan hewan kurban dari PT Adidaya Tangguh pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026 ini,” kata Sutrisno.
Menurutnya, seluruh hewan kurban diterima langsung oleh masing-masing kepala desa untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Ia menegaskan, pemberian hewan kurban tersebut tidak hanya sebagai bentuk kepedulian perusahaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara perusahaan dan masyarakat Pulau Taliabu, khususnya di wilayah lingkar tambang.
“Ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat Pulau Taliabu, khususnya masyarakat di desa-desa lingkar tambang,” tuturnya.
Sutrisno berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Iduladha.
“Atas nama manajemen PT Adidaya Tangguh, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Semoga momentum ini membawa keberkahan, kebersamaan, dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Risto Sangaji

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.