Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate mengimbau masyarakat di Kabupaten Pulau Taliabu agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan gelombang tinggi yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Dea Widya Siska, Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis Bavi yang terpantau berada di Laut Filipina, di sebelah utara Papua Barat.
Menurut Dea, meski posisi siklon berada cukup jauh dari Maluku Utara dan kini bergerak menjauhi Filipina, dampak tidak langsungnya masih dirasakan di wilayah Maluku Utara berupa peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, hingga Kabupaten Pulau Taliabu.
“Kondisi ini berisiko bagi masyarakat yang beraktivitas di laut maupun yang tinggal di wilayah pesisir,” kata Dea saat dihubungi Kadera.id melalui WhatsApp, Jumat, 10 Juli 2026.
Ia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir wilayah Maluku Utara, termasuk Pulau Taliabu, memang mengalami peningkatan kecepatan angin akibat pengaruh Siklon Tropis Bavi. Meskipun pusat siklon berada jauh dari wilayah Indonesia bagian timur, sirkulasi atmosfer yang ditimbulkannya masih memengaruhi kondisi cuaca di Maluku Utara.
Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas di laut maupun di luar ruangan.
“Masyarakat diimbau tetap waspada saat melaut dan beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika terjadi angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang,” ujar Dea.
BMKG juga mengingatkan masyarakat yang akan menggunakan transportasi laut untuk selalu memperbarui informasi cuaca dan gelombang sebelum berangkat. Informasi terbaru dapat diperoleh melalui kanal resmi BMKG, seperti akun Instagram @infobmkg, aplikasi Info BMKG, maupun layanan WhatsApp Info BMKG Maluku Utara.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.